DPRD Malang Yang Maling

Kenapa DPR RI tidak bikin undang-undang baru! Mandatory hukuman mati buat koruptor yang korupsi lebih dari 1 milyar rupiah! Pasti korupsi berkurang 60%! Apakah WAKIL RAKYAT itu berani atau takut karena sama-sama punya mental maling?

Oleh : Sadhu

KPK kembali menahan lima anggota DPRD Kota Malang terkait dugaan suap pembahasan APBD-P 2015. Mereka yang ditahan KPK adalah M. Zainuddin, Suprapto, Wiwik, Slamet, dan Mohan Ketelu.

Semua pimpinan partai politik di Kota Malang mengupayakan untuk melakukan pergantian antarwaktu ( PAW) dengan cepat untuk semua anggota DPRD Kota Malang yang ditangkap KPK. Sehingga, DPRD Kota Malang tidak lumpuh.  Untuk itu, seluruh pimpinan partai politik di Kota Malang berkumpul di Balai Kota Malang, Rabu (5/9/2018) malam. Mereka membahas PAW terhadap anggota DPRD Kota Malang yang terjerat suap APBD-P Kota Malang tahun anggaran 2015. Hasilnya, seluruh pimpinan partai politik setuju untuk melakukan PAW, dan semua anggota dewan hasil PAW bisa dilantik pada Senin (10/9/2018) pekan depan.

Seperti diketahui, sebelumnya sebanyak 41 anggota DPRD Kota Malang ditangkap KPK karena diduga menerima suap pembahasan APBD-P Kota Malang senilai Rp 700 juta, gratifikasi dalam APBD tahun anggaran 2015 senilai Rp 5,8 miliar dan korupsi pengadaan lahan TPA Supit Urang senilai Rp 300 juta.

 Saya hanya bisa mengucapkan :

ASTAGA!.

Bayangin 41 dari 45 orang anggota DPRD Malang diciduk KPK dan 19 orang sudah menjadi tersangka. Hanya 2 dari keempat anggota Dewan yang dijamin tidak koprupsi karena mereka adalah anggota pergantian waktu yang belum menjabat ketika korupsi berjamaah itu berlangsung.

Perhatikan wajah-wajah mereka dengan seksama. Mereka adalah orang-orang berpendidikan. Mereka juga orang-orang yang selama ini menjadi panutan. Mereka adalah orang-orang yang dianggap sukses. Namun dalam hal RUPIAH mereka benar-benar BEJAD moralnya. PAGAR makan tanaman.

Walaupun mencoba berdalih untuk membembela diri namun faktanya itukah bukti kebobrokan moral manusia-manusia Indonesia generasi ini. "Apakah anda akan jujur kalau diberi kesempatan untuk KOPUPSI? Saya tidak berani menjamin bahwa diri saya pasti jujur." Itu sebabnya, wahai orang Indonesia, mari kita bersama-sama membina diri agar kita menjadi orang JUJUR yang tidak aji mumpung ketika diberi kesempatan.

Sumber : https://www.facebook.com/BengcuMenggugat/

Friday, September 7, 2018 - 02:30
Kategori Rubrik: