Dosa Dan Kesalahan

ilustrasi

Oleh : Ruly Achdiat Santabrata

Semua manusia pasti bisa berbuat salah, namun beda dengan Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW memang manusia biasa seperti kita, namun pada diri Nabi Muhammad SAW disematkan sifak maksum (terpelihara dari dosa), maksudnya adalah apabila Nabi Muhammad SAW berbuat kesalahan, maka Allah menegur langsung agar Nabi Muhammad dapat memperbaiki kesalahannya dan segera mohon ampun pada Allah.

| Lalu siapa yang akang selipkan doa pada setiap ibadah untuk diampuni segala khilaf dan dosa2nya serta meminta petunjuk agar selalu ditunjukkan jalan yang benar?

Pertama adalah anggota keluarga. Kedua adalah para sahabat2 saya.

Dan belakangan saya menambahkan pada pemimpin negeri ini, Pak Presiden dan juga lembaga KPK. Karena pada keduanya saya masih berharap ada perbaikan dari negeri yang saya rindukan setelah pesta pora santapan para KORUPTOR!

| Politikus bagaimana, Kang?

Tempatnya dosa dan maksiat. Saya sulit percaya pada mereka. Karena sifatnya menjunjung lebih pada kepentingan pribadi/golongannya. Hanya satu dua yang bisa sungguh2 amanah. Makanya saya masih dengan prinsip #TrustNoParty

| Semua partai sama saja?

Yup, berantem saat pemilu setelah itu kompak kalau ada maunya.

| Akang khawatir dengan situasi negeri ini?

Tidak. Saya yakin kita masih di track yg benar, demokrasi begitu hidup asal lembaga Kepresidenan dan KPK tetap amanah dan bekerja bukan untuk kepentingan pribadi/golongan melainkan menggunakan seluruh priviledge, perangkat dan kewenangannya hanya utk bangsa dan negrinya. Tanpa pandang bulu. Mereka berdua bisa berbuat salah, tapi musti segera sadar (atau disadarkan) dan memperbaikinya.

| Kalau tidak?

Siap-siap.

| Jadi bagusnya gimana Kang?

Kendalikan gaduh yang tidak perlu. Fokus pada tujuan bersama.

#Mumet

Sumber : Status Facebook Ruly Achdiat Santabrata

Tuesday, September 17, 2019 - 08:00
Kategori Rubrik: