Dont Judge, Dont Under Estimate People

ilustrasi

Oleh : Dini Savitri

MIND YOUR OWN BUSSINESS.

"Apalagi ibunya kayak kamu"

Perkataan suamiku semalam membuatku berpikir, iya juga ya. Siapa yg ga bakal memicingkan mata melihat sosok saya, yg slebor girl, cuek, kemana mana kaosan jins dan keds, plus tatoan kayak bukan emak2 pada umumnya.

Konteks perkataan itu sebenarnya saat sedang ngomongin si lebah yg pas ikut kompetisi ditungguin emaknya ini.

Pasti pandangan umum ga ada yg nyangka emaknya model gini anaknya bisa.

Tapi, dirunut2 tatapan atau pandangan semacam itu rasanya memang kerap saya alami. Untungnya saya cuek. Toh saya ga ganggu mereka bukan?

Dulu banget, awal2 masuk sd, saat pertemuan ortu murid di awal pelajaran, saya merasa disindir. Bagaimana tidak? Saat itu tengah dibahas tata tertib dan peraturan sekolah. Lha kok tetiba ada larangan tatoan dan mewarnai rambut. Sontak semua ortu yg ada disitu memandang saya

Jelas saat itu saya merasa dipojokkan dg tatapan mata semua org. Helooo..anak sd juga ga akan mikir buat tatotan keleeeus.

Yg saya lakukan hanyalah tersenyum sembari berujar "jangan liat dari luarnya."

Singkat cerita mulai lah lebah berprestasi. Sejak itu mulai deh terjadi perubahan. Tatapan itu mulai perlahan lenyap bahkan saat awal pertemuan ortu di kelas 2 peraturan tatoan dan cat rambut sudah tidak disebutkan hingga sekarang.

Ajaib bukan? Kadang memang ga perlu susah payah menjelaskan atau apa mengenai pandangan orang terhadap kita. Biarlah kita menjawab dengan cara lain. Cara yang elegan dan pastinya berkelas. Ihik bahasa gw 

Itu belum di luaran sana. Kalau ditulis mah bisa 3 hari 3 malam cuy.

Padahal sebenarnya, saya itu org yg paling woles dan santuy urusan pelajaran khususnya. Anak2 mah mau besok ulangan kek mau uts/uas kek tetep aja main game, ga ada larangan. Saya mengajarkan mereka untuk belajar bertanggung jawab.

Puji Tuhan so far so good. Anak2 jadi enjoy belajar ga stres. Bagi saya kenyamanan terpenting. Saya berusaha keras menghindari kata harus atau menjadikan sesuatu keharusan. Karena apapun yg dilakukan dengan terpaksa, hasilnya tidak akan baik. Ini pengalaman masa kecil juga sih wkwkwk.

Kembali ke judgmental orang terhadap orang lain. Saya justru bersyukur saya seperti ini, karena orang yg menjudge atau meremehkan akan terpental sendirinya dengan kenyataan yg ada dan bahkan membuat mereka merasa malu pernah mendjuge seperti itu. Dengan catatan kalau masih punya malu lho ya.

Jadi jangan peduli apa pandangan orang toh kita ga minta duit mereka kan? Tetap jadi diri sendiri, tetap berusaha menjadi orang yang baik dan penuh kasih terhadap sesama. Karena itu yang penting!

Sumber : Status Facebook Dini Savitri

Saturday, February 22, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: