Dolop Teroris

ilustrasi

Oleh : Efron Bayern

Semboyan “back to the bible” atau “kembali ke Alkitab” adalah ilusi kaum fundamentalis Kristen. Gereja berkembang karena tradisi dan tentu saja politik. Alkitab sendiri adalah produk tradisi gereja. Gereja sudah terlebih dahulu ada, baru kemudian menetapkan Alkitab Kristen. Orang Kristen datang ke gereja dan beribadah dengan tertib di dalam gedung gereja juga adalah adopsi dari tradisi agama kafir yang dicampur dengan militer kafir.

Fundamentalisme Kristen pada dasarnya seleksi ayat-ayat Kitab Suci. Mereka memilih ayat-ayat yang dirasa sesuai dengan ideologi. Mereka tutup mata pada kebanyakan teks yang bertentangan dengan ideologi mereka.

Dalam studi fundamentalisme dikelompokkan ke dalam tiga grup besar: literalis, pegiat politik, dan teroris yang ketiganya berhulu pada seleksi ayat-ayat Kitab Suci. Jangan bayangkan bahwa teroris itu hanya pada mereka yang melakukan bom bunuh diri. Ada banyak teroris di sekitar kita yang menjalankan porsinya sebagai dolop teroris apa pun agama mereka.

Kaum fundamendalis Kristen menuduh gereja sudah melalaikan Alkitab sebagai sumber ajaran. Tuduhan ini tidak bermutu. Dalam kenyataannya sampai kini di dalam kehidupan gereja, seperti di GKI misalnya, Alkitab menduduki peran utama dalam sumber pengajaran. Kendati demikian gereja juga memerhatikan sumber lain yang tidak boleh disepelekan seperti ilmu pengetahuan manusia yang terus berkembang sebagai sarana untuk membawa manusia makin dekat dengan Allah. Bagi gereja-gereja arus-utama pada umumnya Alkitab tetaplah berwibawa.

Hal ini sangat nyata dari bagaimana Alkitab senantiasa fungsional ketika gereja mau mencari tuntunan moral dan spiritual dalam menghadapi persoalan yang menyangkut iman dan keberadaan gereja di dunia ini. Sebaliknya bagi kalangan fundamentalis kewibawaan Alkitab ditumpukan pada ideologi statis bahwa Alkitab dalam hal apa pun tidak dapat salah. Kitab Suci justru menjadi tidak fungsional.

MDS

Sumber : Status Facebook Efron Bayern

Wednesday, April 7, 2021 - 14:45
Kategori Rubrik: