Doa Anggota Dewan

Oleh: Erizeli Jely Bandaro

Teman kirim via messanger Doa anggota DPR. Saya terharu karena begitu tulus nya doa itu. Katanya doa ini draft yang di sampaikan dalam sidang paripurna DPR. Kalau benar, ya hebat DPR..

Ini doanya ...

Y Allah ampuni dosa kami. Karena kami ciptakan UU dan HUKUM yang seperti mata pisau yang hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas sehingga mengusik rasa keadilan bangsa ini. Wahai Allah, memang semua penjara overcapacity tapi teman kami yang dipenjara menikmati limpahan kemewahan. Terimakasih ya Allah walau hasilnya tidak melihat ada upaya untuk mengurangi kejahatan karena kejahatan seperti diorganisir, ampuni kami ya Allah..

"Kami tahu pesan dari sahabat Nabi Nuh, bahwa kejahatan-kejahatan ini bisa hebat bukan karena penjahat yang hebat tapi karena orang-orang baik belum bersatu atau belum mempunyai kesempatan di negeri ini untuk membuat kebijakan-kebijakan yang baik yang bisa menekan kejahatan-kejahatan itu,"

"Lihatlah kehidupan ekonomi kami, Bung Karno sangat khawatir bangsa kami akan menjadi kuli di negeri kami sendiri. tapi hari ini, sepertinya kami anggota Dewan sibuk jalan jalan dan menikmati fasilitas kemewahan dan kehormatan sehingga kami tak berdaya membuat UU yang mengutamakan kemandirian dan selalu ganggu Presiden yang ingin melaksanakan kemandirian APBN dengan memperbesar ruang fiskal dan memotong anggaran belanja pegawai dan kami.

Lihatlah Allah, bumi kami yang kaya dikelola oleh bangsa lain dan kulinya adalah bangsa kami, itu karena kami anggota dewan sibuk dengan partai dan dirinya sendiri serta tak ingin merubah UU yang pro kemandirian.

"Ya rabbal aalamin. Karena ulah kami yang tak pandai membuat SOP bernegara yang bermartabat , akibatnya Kehidupan sosial budaya terpuruk, jati diri bangsa yang ramah, yang santun, yang saling percaya terdegradasi karena kami tidak memberikan contoh yang baik. Kami juga belum tahu bagaimana kekuatan pertahanan dan keamanan bangsa ini kalau suatu ketika bangsa lain menyerang bangsa kami. Karena kami malas menaikan anggaran pertahanan.

Ya Rahman ya Rahim, tapi kami masih percaya kepada-Mu, bahwa kami masih menadahkan tangan kepada-Mu, artinya Engkau adalah Tuhan kami, engkau adalah Allah YME,"

"Jauhkan kami dari sifat rakus , yang khianat yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan-harapan kosong, dan hanya ada di tengah rakyat ketika menjelang PEMILU, setelah terpilih sibuk cari uang untuk memperkaya diri . Jabatan Anggota terhormat DPR yang kami emban , bukan untuk memajukan dan membuat UU pro rakyat miskin , tapi seakan-akan lupa kepada rakyat yang butuh perlindungan konstitusional dari kemiskinan dan kelaparan.

"Karena konstitusi yang kami buat dan sepakati maka Pemerintah tidak punya pilihan untuk menggusur rakyat tanpa tahu kemana mereka harus pergi. Namun ketika Pemerintah ingin menolong rakyat kami protes. Ketika Pemerintah ingin membangun infrastruktur tanpa APBN kami protes dengan alasan anti aseng dan asing tapi kami tidak memberikan solusi apapun agar kemandirian menjadi amanah konstitusi.

Allah di negeri ini rakyat ini outsourcing karena UU yang kami buat sehingga mereka tidak punya posisi tawar di hadapan modal namun produksi meningkat. Aparat kami paksa melaksanakan UU dan hukum agar rakyat patuh dan takut. Karena kalau tidak mereka bisa membakar tempat ibadah orang lain seperti di Sumut. Maklumi kami ya Allah.

Allah lindungilah rakyat ini, mereka tidak tahu apa-apa. Mereka percayakan kendali negera dan pemerintahan kepada pemerintah tapi mereka tidak tahu bahwa kamilah yang buat UU dan aturan sehingga pemerintahan ada, yang harus patuh kepada UU.

Ya Allah, kalau ada diantara kami yang ingin bertaubat, terimalah taubat taubat kami ya Allah. Tapi kalau ada diantara kami tidak bertaubat dengan kesalahan yang kami perbuat, terangkanlah hati kami untuk melihat kebenaran dan ketulusan dari seorang Jokowi agar kami bisa meneladani nya untuk cinta dan kasih sayang. Beri kesehatan kepada Presiden kami dan beri kesabaran kepada beliau menghadapi kami yang sulit taubat"

Ampuni kami Ya Allah dengan kerakusan kami, kesombongan kami. Kami cinta damai namun kami senang meniupkan rumor agar rakyat bodoh percaya. Kami inginkan persatuan tapi kami sinis terhadap perbedaan. Ampuni kami dari buruk laku, tetapkanlah rahmat Mu kepada negeri kami karena seorang Jokowi.

Amin.**

Sumber : facebook Erizeli Jely Bandaro

Thursday, August 25, 2016 - 09:15
Kategori Rubrik: