Djarot Jawab Tudingan Anies Soal Kenaikan Dana Parpol 10x

Ilustrasi

Oleh : Aldie El Kaezzar

Kontroversi kenaikan dana parpol ramai dibicarakan dan semua saling tuding. Lewat sebuah wawancara, Anies menjelaskan bahwa itu mengikuti Perda yg disahkan Djarot di akhir masa jabatannya. Anies benar.

Djarot memang menandatangani Perda itu pd 13 Okt. Masalahnya, #BelumSemua fakta terungkap di balik kejadian itu.

Pada Agustus 2017, jajaran pemprov dan banggar memang setuju untuk mengubah alokasi dana parpol pd APBDP 2017. Tapi, persetujuan itu diikuti dengan #syarat bahwa:

Dana #TidakBoleh dicairkan #Sebelum revisi PP bantuan dana parpol resmi keluar.

"Tercantum dalam APBD perubahan, tetapi tidak boleh dicairkan sebelum keluarnya peraturan pemerintah," kata Djarot.

Jadi, plafon anggaran boleh saja #Naik dlm APBDP 2017 sesuai revisi Perda, tp dana #TidakBolehCair sepanjang revisi PP #BelumSelesai. Dan semua terdokumentasi jelas dalam surat di bawah.

Anies Baswedan mungkin tidak tahu, tapi ketika isu ini muncul beberapa waktu lalu, seharusnya dia lakukan penyelidikan lbh dalam dulu sebelum berkomentar di media karena SKPD di bawahnya sudah pasti tahu sejarah lengkapnya. Jika perlu, hubungi Djarot secara langsung. Sehingga informasi yg sampai ke masyarakat tidak setengah2 seperti ini.

Dan yg paling penting, segera cabut SKGub yg sdh dikeluarkan Oktober lalu, krn itulah pintu cairnya dana APBD.

detik(dot)com/news/berita/3767574/ini-perda-era-djarot-yang-atur-kenaikan-dana-parpol-10-kali-lipat

Sumber : Status Facebook Aldie El Kaezzar

Friday, December 15, 2017 - 13:00
Kategori Rubrik: