Disebuah Zaman Ketika Kamu Tidak Lagi Dibutuhkan

ilustrasi
Oleh : Nana Padmosaputro
 
~ masih ngomong soal disruption
Subuh ini, aku bebenah isi HP. Foto-foto dan video-video yang tersimpan dari berbagai WA grup, aku buangi.
Eeeeeh aku nemu video ini. Sumbernya dari FB page CNN, tanggal 30 Mei 2020.
Sebuah talkshow antara jurnalis kawakan berdarah Inggris dan Iran bernama #Christiane_Amanpour, dengan seorang profesor Sejarah berdarah Israel bernama #Yuval_Noah_Harari, penulis buku Homo Sapiens dan Homo Deus.... adalah video yang dampaknya kuat sekali menghantam kesadaranku.
Ketika pertama kali aku melihatnya, aku syok. Gamang. Ngeri. Takut. Pedih.
Bukan mengkhawatirkan diriku atau anakku, tetapi memikirkan BANGSAKU. Jadi, aku menyimpannya dulu... lalu lupa.
Tapi hari ini aku memutuskan untuk membagikannya agar para ortu ikut menyimaknya.
Kenapa...? Karena dia bicara soal MASA DEPAN yang akan dihadapi oleh anak-anak kita..! Dan kita, yang ingin agar anak-anak kita mampu mengarungi masa depan, tentu ingin tahu, bagaimana gambaran masa depan itu. AGAR BISA MEMBUAT PERENCANAAN DAN ANTISIPASI
Coba simak apa kata Yuval Noah Harari :
Pada dasarnya, banyak orang sudah menyadari bahwa mereka mulai ditinggalkan.
Bahwa masa depan tidak menyertakan mereka.... Bahwa masa depan tidak membutuhkan mereka...
Perjuangan besar di abad 21 adalah : perjuangan melawan nir-relevansi.
Perjuangan besar di abad 20, atau konflik terbesar di abad 20 adalah melawan eksploitasi. Beberapa orang mengeksploitasi orang lainnya.
Tapi di abad 21, konfliknya sudah lain lagi, yaitu nir-relevansi. Tidak ada lagi orang yang akan mengeksploitasi anda. Mereka tidak membutuhkan anda. Dan ini masalah yang sangat, sangat buruk. Karena sangat sulit dilawan.
Karena, jika orang lain mengeksploitasi anda, itu artinya mereka membutuhkan anda. Dan anda bisa melawan. Tapi jika mereka tidak membutuhkan anda...? Bagaimana melawannya...? Apa yang bisa anda lakukan...?
—— itu pesan dia selama 1 menit pertama.
Diskusi di 4 menit berikutnya.... silakan simak sendiri ya... Lalu direnungkan sendiri-sendiri ya.
Monggo....
Sumber : Status Facebook Nana Padmosaputro
Sunday, September 20, 2020 - 10:30
Kategori Rubrik: