Digital Imperialism

ilustrasi
Oleh : Danz Suchamda
Serem juga kebijakan terbaru dari WhatsApp hampir semua diambil datanya. WhatsApp udah kehilangan arah semenjak dibeli Facebook.
Facebook ini sering kebocoran data, saya masih ingat Facebook pernah kebocoran data sampai 267juta.
Perusahaan riset teknologi, Comparitech menemukan 267 juta data pengguna Facebook yang bocor di internet. Data itu memuat nama, ID, dan nomor ponsel. Facebook juga pernah terlibat skandal kebocoran data oleh Cambridge Analityca.
FB itu kurang lebih mau niru Alibaba-nya Jack Ma. Alibaba kegiatan utamanya di RRT dan utk bayarnya menggunakan Alipay via Wechat.
FB akan memanfaat kan WA, yg sdh nyebar ke seluruh dunia, akan menggunakan mata uang digital Libra, yg baru akan dibuat.
Karena jangkauan WA (2 milyar pengguna) lebih luas dari Wechat, maka business yg dirancang FB ini akan lebih luas dari Alibaba.
Nanti rakyat diseluruh dunia disuruh beli online via WA dengan cara bayar yg mudah, boleh dicicil. Barang yg ditawarkan juga bagus².
Tidak ada salahnya bukan? Tapi itulah penjajahan ekonomi abad XXI. Rakyat dibujuk utk beli barang yg bagus² yg sebetul nya tdk perlu.
Pembayaran dicicil dengan bunga yg mencekik, tanpa menyebutkan bunga. (sdh ditambahkan ke harga).
Jadi rakyat di seluruh dunia akan dijerat oleh rentenir, yg berkedok sosial media (FB dan WA). WA nanti bukan sosmed lagi, tapi media iklan.
Apa efeknya? usaha kecil dan menengah di seluruh dunia hanya akan jadi budak mereka. Tanpa FB dan WA mereka tdk bisa jual barangnya.
Perbankan di dunia akan rontok ditelan Libra. Tabungan di seluruh bank akan lari ke Libra dengan bunga yg menarik, tapi mereka digorok lagi dengan bunga kredit.
Kalangan menengah akan diloloh oleh barang² konsumtif yg mahal². Hasil kerja mereka habis utk konsumsi yg dijerat dgn bunga yg mencekik.
Jack Ma di RRT akan buat Ant Finance, yg cara kerjanya mirip di atas. Dia tdk sadar sdh diperalat Amerika dan Jepang.
Saham Jack Ma di Alibaba hanya 5,6%. Itu sebabnya Xi Jin Ping marah besar, dan IPO nya Ant Finance dibatalkan.
Jadi urusannya bukan cuma WA dan FB sebagai Sosmed. Tapi ini permainan penjajah yg akan menguasai dunia. Ketamakan tidak bisa dibiarkan menjadi kuat dan semakin kuat. Berbahaya. Kita harus menolak.
Ketamakan tidak bisa dibiarkan menjadi kuat dan semakin kuat. Berbahaya. Kita harus menolak.
Orang memang harus bekerja untuk bertahan hidup.
Orang boleh menjadi makmur karena untuk kemudahan hidup.
Tapi bila orang menjadi ambisius menjadi paling besar, bertindak menguasai manusia yang lain, maka katakan TIDAK !
Yang bisa kita lakukan sekarang sebagai masyarakat adalah : berhenti melakukan aktivitas dengan WA. Hapus akun WA lalu uninstall. Beri bintang satu di Google Apps dan berikan komentar aplikasi berbahaya. Alih2 pengguna, anda akan dijadikan produk yang dijual oleh FB untuk mendapatkan keuntungan kantong pribadinya. Disamping itu, dengan beraktivitas melalui WA berarti anda sedang turut berpartisipasi membangun mesin yang akan menjajah anda dan anak-cucu anda ke depan.
Saya sarankan download aplikasi "Telegram" dan mulai menggunakan itu. Karena data pribadi anda lebih terjamin.
Sekaligus memberitahukan pada para rekan, bahwa terhitung mulai hari ini 11 Januari 2021, kami akan menghapus aplikasi WA dari ponsel dan tidak akan menggunakan aplikasi WA lagi, melainkan Telegram.
Mohon sebarkan informasi ini.
=====
Anie
Betul, kita selalu menyuplai data diri kita ke mereka, sebisa mungkin kita mengurangi ketergantungan pada big player tersebut, contohnya google, facebook, miscrosoft dll.
Kita tahu bahwa android merupakan sistem dari google, mereka terkenal mengambil data- data tanpa seijin kita.
Mereka bisa merekam aktifitas kita hanya dari kamera dan audio laptop ataupun henpon kita.
Memang benar, sejauh ini Telegram masih sangat aman daripada WA, IG, FB, LINE dll. Dan untuk email yang masih aman adalah protonmail.
Dalam dunia software ada istilah open source, jadi source code untuk program2 yang open source itu bisa dilihat semua orang, bisa diteliti ada program2 yang melakukan hal aneh2 gak bisa dilihat orang2.
Nah, hampir semua program itu adalah closed source dan TELEGRAM itu pake open source, jadi kita bisa tau aman karena mereka tidak menyimpen data percakapan kita.
Kita ini sedang dijajah, kita merasa tidak penting dan tidak protes, mereka malah tambah suka dan pada akhirnya akan terus menerus seperti ini.
Herannya, di sekolah dan kuliah yg merupakan lembaga pendidikan, mereka masih pake microsoft office bajakan. Tuh gurunya coba deh move pake software yang open source, kayak libre office atau open office hampir sama kaya ms.word. Bajakan tapi gampang di ambil datanya podo ae repot.
Bener kata Mbah Danz ini sangat penting.
Seandainya, suatu saat dunia rusuh kita sudah ada di tangan mereka. Sekarang yang penting adalah siapa yang pegang data masyarakat dunia, itu yang menang. "Knowing is owning".
Bisa jadi perang sana sini, kerusuhan demi kerusuhan di dunia itu mereka ambil data dari digital. Mereka gampang nyuci otak tuh ya karna dari beginian. Mereka paham dan tau seperti apa karakter kita, mau digiring kemana dan seperti apa kita nanti. Makanya berita palsu hoax pun cocok di Indonesia. Soalnya masyarakat nya pada mabok agama, PE-AK dan minim literasi. Liat aja disosmed bar-bar gitu perilakunya.
Ttg Jack Ma, kebanyakan org Indonesia malah banyak mengkritisi Xin Jinping yang katanya negara komunis sangat kejam, sehingga orang se vokal Jackma pun sampai dihabisi dan dihilangkan. Yah gimana, bayangin aja misal hampir 20% sistem pembayaran di Indonesia semua pembayaran pakai sistem gopay, terus tb2 gopay dijual diswasta/asing. Jelas asing ikut2 ngrecokin sistem keuangan di negeri ini. Begitulah gambarannya kenapa Xin Jinping marah. Persis emang Alibaba dan Facebook itu selalu main monopoli.
Danz Suchamda :
Kalian sekarang tahu mengapa Tuhan menciptakan bangsa-bangsa berbeda2, dan menurunkan ajaranNya dalam agama2 secara berbeda-beda.
Karena kalau dikuasai 1 orang / 1 bangsa / 1 pihak : PARAH ! dia akan menuhankan dirinya sendiri.
Makanya perlu DISTRIBUTION of power.
Khowledge is power.
Maka perlu distribution of KNOWLEDGE.
PELAJARAN :
- Seseorang bisa menjadi sangat berkuasa dan memaksa anda menuhankannya. Tapi anda dapat menolaknya.
- Sebuah pihak bisa menjadi sangat berkuasa dan memaksa mengakui dia sebagai wakil Tuhan. Tapi anda dapat menolaknya.
PENTING !
Jangan tunduk pada kekuasan yang BUKAN Tuhan Semesta Alam (tak berwujud) itu sendiri.
=====
Masalahnya ini : jangan sampai anda tidak tahu apa2, tiba2 nama anda muncul dalam daftar hitam kriminal.
Semua sekedar berdasarkan analisa data informatika.
Itu baru satu resiko selain masih banyak lagi lainnya misalnya : identity theft, misused identity, dsb.
Karena dunia ini mengarah pada akhirnya nanti yang menjadi mata uang adalah identitas anda.
Dan semua2nya nanti pada akhirnya akan dianalisis oleh Artificial Intelligence (semacam "God" nya di bumi).
Contohnya ini. Anda bukan yg ngutang tapi berhubung di hp anda ada berteman dengan si pengutang maka anda pun diteror.
Hayoo siapa disini yang pernah diteror debt collector padahal gak ngutang?? (pasti banyak) Bisa begitu karena analisis data online.
Sumber : Status Facebook Danz Suchamda
Tuesday, January 12, 2021 - 09:15
Kategori Rubrik: