Dia Pulang, Laut Adalah Rumahnya

ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Entah apa yang terjadi, Srikandi hebat ini terpental dari bursa menteri.

Presiden Jokowi seperti lupa akan pameo manajemen : "Don't change the winning team". Dan Susi adalah adalah bagian terpenting dari "the winning team" itu dalam kabinet lama. Apakah Susi sempurna ? Sama sekali tidak. Tapi lautan Indonesia kembali berdaulat dipimpin oleh Susi.

Menempatkan Edy Prabowo sebagai pengganti Susi ? Saya merasa Jokowi bak memilih kucing dalam karung.

Apalah Susi terluka ? Tak ada yang tahu pasti. Tapi sebagai perempuan - meski bertato - perasaannya mungkin mengharu-biru.

Dia mungkin tak masuk dalam kabinet, tapi laut akan selalu menerimanya. Dia akan tetap pulang ke laut, sebab laut adalah rumahnya.

Keringatnya, gelak tawanya, bahkan air matanya bercampur dengan air laut dan mengendap di dasarnya yang dalam dan bening.

Lautlah yang melahirkannya, mengasuhnya, membesarkannya. Dan pada gilirannya, perempuan hebat ini membalasnya - dengan membuat sang laut kembali berdaulat.

Dia tak ke mana-mana. Dia pulang ke rumahnya, dan laut membuka tangannya lebar-lebar, memeluknya erat. Selaksa ikan menyambutnya dengan penuh rasa bangga.

By : HT, rakyat NKRI

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

Wednesday, October 23, 2019 - 12:00
Kategori Rubrik: