Dia Memang Rakyat Bukan Merakyat

ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Ganjar itu berdarah rakyat. Ayahnya, seorang polisi berpangkat bintara. Bersama enam saudaranya yang lain, Ganjar relatif hidup prihatin.

Ganjar bukan murid paling cerdas, tapi sejak SD dia selalu jadi ketua kelas. Benih pemimpin sudah tertancap di bangku sebuah SD. Pendidikan agamanya juga kuat. Karakter-karakter unggul, setidaknya karakter baik - sudah mengakar dalam dadanya.

Integritas dan keberpihakannya pada rakyat semakin terasah karena secara politis dia tumbuh dan besar bersama PDIP - yang notabene sebagai partai wong cilik.

Sepanjang integritas dan keberpihakannya pada rakyat tetap terjaga, dia berpotensi besar menjadi pemimpin rakyat negeri ini. Kapasitas kepemimpinannya dilengkapi dengan kemampuan imajinasi kreatif segar plus eksekusi yang kuat.

Kemampuan verbalnya juga bersih, tidak penuh retorika culas seperti gubernur konpers. Kemampuan verbal yang bersih dari Ganjar juga jauh di atas Jokowi.

Semuanya itu mengejahwantah pada bahasa tubuh, mimik muka dan empati yang sangat "rakyat" (bukan merakyat). Karena dia memang rakyat (jadi tak perlu merakyat) - dan bukan tipikal pemimpin borju seperti gubernur konpers.

Selamat berjuang menjadi pemimpin rakyat...

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

 

Saturday, May 23, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: