Di Mana Hati nurani Kalian

Oleh: Wahyu Sutono

 

Tim medis berjuang di garda terdepan untuk menyelamatkan jiwa saudara sebangsa yang terpapar Covid-19 sambil mempertaruhkan jiwa dan raganya dari ancaman si corona, hingga puluhan diantaranya harus gugur karenanya.

Pasien yang wafat pun tak pernah berkehendak untuk terpapar, apalagi hingga nyawanya harus melayang tak kuasa digerogoti si corona. Tapi musibah yang melanda dunia termasuk tanah air tercinta adalah kenyataan yang harus semua pahami dengan bijaksana. Ini bukan 'Aib,' juga bukan malapetaka untuk semua.

 

Sementara kalian yang menolak penguburan jenazah yang wafat karena corona tak berbuat apa-apa, dan tak merasakan derita seperti mereka. Mengapa harus menolak penguburan jenazah yang tinggal sebentuk raga yang arwahnya telah meninggalkan kita semua. Lalu dimana hati nurani kalian? Dimana pula rasa kebersamaan sesama anak bangsa?

Wahai kalian yang pandir, mengapa tak kalian cari tahu bila itu tak akan menulari raga kalian dan tak merusak tatanan yang ada di daerah kalian. Semua sudah ada prosedur yang telah ditetapkan berdasarkan Standard WHO dan Kementerian Kesehatan, agar kita semua aman dan tak lantas menjangkiti sekitar kita.

"Coba bayangkan, andai kini kalianlah yang sakit entah karena apa. Lalu kalian ditolak untuk berobat, seperti apa perasaan kalian?"

Merenunglah.. dan lepas ego kalian..

 

(Sumber: Facebook Wahyu Sutono)

Sunday, April 12, 2020 - 12:45
Kategori Rubrik: