Di Era Jokowi, Tanah Untuk Rakyat

REDAKSIINDONESIA-Bupati Bengkulu Selatan H. Dirwan Mahmud di dampingi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Ir. H. Jonior Hafis, MP berkunjung ke Seknas Jokowi, di Menteng, Jakarta,  Jumat, 02 September 2016. Bupati diterima langsung oleh Ketua Seknas Jokowi  M. Yamin Mangkunegara dan Muslich Ismail.

Kunjungan ini dilakukan setelah mendapat informasi bahwa Seknas Jokowi sedang bekerja mempercepat proses realisasi landreform sebagaimana amanat nawacita pemerintahan Jokowi-JK. Petemuan selama kurang-lebih 2 jam tersebut berlangsung dalam suasana santai, akrab dan kekeluargaan   

Ketua Seknas Jokowi M. Yamin menyampaikan terimakasih atas kunjungan bupati dan rombongan, terlebih lagi kunjungan ini selain silaturrahim juga bermaksud mendiskusikan landreform. Ini berarti apa yang sedang dikerjakan oleh Seknas Jokowi sejalan dengan apa yang dipikirkan dan direncanakan oleh Bupati Bengkulu Selatan. Setelah seknas menyelenggarakan lokakarya percepatan realisasi landreform tgl 23-24 Agustus 2016, sekarang tim sedang bekerja mengumpulkan, mengidentifikasi, memferifikasi data objek dan subjek potensial landreform di semua wilayah. 

Dalam pertemuan ini bupati menyampaikan  rencananya untuk melakukan landreform atau redistribusi lahan-lahan yang dibenarkan oleh undang-undang dan peraturan kepada rakyat yang tidak memiliki lahan. Lebih lanjut diungkapkan bahwa, jika kita ingin mengurangi angka kemiskinan khususnya di pedesaan, tidak ada jalan lain kecuali  harus memfasilitasi rakyat untuk memiliki dan menguasai alat produksi. Dalam hal ini alat produksi yang dimaksud adalah lahan pertanian atau perkebunan, setelah itu baru kita fasilitasi untuk mengelola lahannya agar prodktif, membantu permodalan, pengadaan bibit, pemasaran dll. Sementara Ketua Tim Percepatan Pembangunan mengatakan, untuk sementara lahan yang potensial dijadikan objek landreform di Kabupaten Bengkulu Selatan seluas 5.500 ha. 

Dalam pertemuan ini hadir juga Presiden Telapak Silverius Oscar Unggul, Akbar dari Telapak dan Joni Irwan dari Yayasan Ulayat Bengkulu. Silverius pada kesempatan ini menjelaskan bahwa Telapak dalam mendukung landreform sudah menyiapkan system pendukung agar lahannya produktif dan petaninya sejahtera, khususnya petani dengan tanaman kayu melalui program Community Logging. 

Pada akhir pertemuan bupati meminta dukungan dan kerjasama dengan Seknas Jokowi agar rencananya untuk melaksanakan landrefor di Kabupaten Begkulu Selatan bisa segera dilaksanakan. Bahkan lebih jauh bupati menyatakan kesediaanya menjadi tuan rumah jika Seknas Jokowi berencana menyelenggarakan pencanangan landreform sebagai gerakan nasional.(kabarseknas)**

Sunday, September 4, 2016 - 11:00
Kategori Rubrik: