Demo Sampah

ilustrasi

Oleh : Asrof Husin

Saya mencari tahu berapa besaran biaya pengamanan demo yg dilakukan Kepolisian yg dikeluarkan negara dan saya mendapat sedikit informasi dari media pd 2016/2017.

- Pada 5/12/2016 dalam rapat dengar pendapat dikomisi III DPR RI Jakarta, Kapolri Bpk. Jend. Tito Karnavian menyebutkan anggaran yg dikeluarkan untuk aksi bela islam 4 Nov dan 2 Des 2016 mencapai 76 Milyar , ini karena personil yg diturunkan cukup besar.

- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R Argo Y mengatakan biaya pengamanan demo Ahok sepanjang Januari-Mei 2017 adalah sebesar 300 Milyar.
Hanya dua itu yg saya dapatkan informasi dan mungkin selama 5 th pemerintahan Presiden Jokowi yg diwarnai banyak demo, mungkin total biaya pengaman demo yg dilakukan kepolisian, mungkin perkiraannya sudah menghabisan ratusan milyar, bahkan mungkin sudah tembus 1 Trilyun.

Dimulai dari demo berjilid2 bela agama, demo buruh, demo mujahid/tauhid, reuni/munajat dajal dimonas, demo/kerusuhan dimonas dan sekarang demo mahasiswa.
Bagaimanapun juga kita mengapresiasi yg tinggi untuk Polri dan TNI yg dgn resiko nyawa telah mengamankan aksi demo yg sebagian anarkis yg hanya bertujuan untuk membuat kerusuhan, huru hara, dan demi kebencian mereka kpd Presiden Jokowi dgn dibayar uang recehan mereka rela membakar Indonesia, mereka itu adalah dari orang2 bayaran dan kelompok HTI, FP..,dll.

Apakah demo2 yg dilakukan selama ini adalah demo sampah ? sangat tdk bermutu ?
seperti demo berjilid2 politik bertopeng agama, demo buruh yg ada ditunggangi politik busuk yg kita sudah tahu apa nama dan siapa pimpinan organisasinya, demo dan kerusuhan di Papua yg separatisme menjadi dalangnya, dan sekarang demo mahasiswa yg tidak bermutu yg anarkis.

Mereka dibayar dgn uang recehan demi politik kebencian mereka terhadap Presiden Jokowi, dan dgn uang recehan tsb mereka taat dan patuh diperintahkan untuk membakar negaranya sendiri , sedangkan pemerintah mengeluarkan uang/biaya yg sangat besar sekali untuk pengamanan demo tsb.

Dan sangat disayangkan uang yg sangat besar sekali tsb habis hanya untuk biaya penjagaan demo, jika digunakan utk pembangunan, jika digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak tentu banyak manfaatnya, banyak gunanya.
Jadi wajar aja jika sebagian demo tsb adalah demo sampah.

Presiden Jokowi sgt teliti dan hati2 dlm menggunakan uang negara, setiap satu sen uang negara digunakan Presiden Jokowi untuk pembangunan dan kemanfaatan utk kepentingan negara dan masyarakat , jadi wajar aja jika Presiden Jokowi sudah lama kesal dan geregetan melihat demo yg terus menerus yg menghabiskan banyak uang utk penjagaan demo tsb.

Presiden Jokowi punya pemikiran cerdas dan visioner dlm membangun bangsa ini, jadi wajar aja jika presiden Jokowi sgt kesal, geregetan dan berkata :
" Jangan habiskan energi kita sia2 dgn berdemo terus menerus, gunakanlah sebagian besar energi kita untuk gagasan yg lebih besar lagi ". ( 15/4/2017 ).
" Negara lain saat ini sudah berbicara luar angkasa untuk manusia, tapi Indonesia masih berkutat dgn demo, fitnah/hoax dan hujatan ".
( 18/5/2017 ).

SALAM DAMAI.
KAMI YG WARAS BERSAMA PRESIDEN JOKOWI.
NKRI HARGA MATI.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin

Friday, October 4, 2019 - 10:15
Kategori Rubrik: