Demo Lagi, Demo Lagi

ilustrasi

Oleh : Ferdinan Simanjorang

Hari ini ada demo gabungan antara buruh dan mahasiswa bertepatan Setahun Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin.

Yang jadi pertanyaannya:

Buruh yang demo, kapan kerjanya?
Mahasiswa yang demo, kapan belajarnya?

Mereka ini kok sering banget demo. Sebulan ini, termasuk hari ini, kalau tidak salah sudah 4x demo.

Kalau demonya tertib dan teratur masih mending. Ini demonya, cenderung terjadi insiden kekerasan, ricuh dan rusuh.

Fasilitas umum, mobil aparat jadi sasaran pengrusakan dan pembakaran. Bahkan kadang restoran, kantor atau ruko-ruko yang ada disekitar pusat demo, tak luput dari amukan mereka.

Para pekerja dan pencari rejeki yang beraktivitas di sekitar pusat demo menjadi ketakutan dan tidak nyaman. Kadang sebagian mereka yang bekerja di perusahaan memilih untuk ijin, tidak bekerja pada hari berlangsung demo, demi keselamatan.

 

Arus lalu lintas dialihkan. Yang tidak tahu infonya bahwa arus lalin dialihkan, kaget mengetahui jalan yang biasanya dilewati ditutup. Terpaksa mutar-mutar, mencari jalan lain. Kalau yang sudah tahu, jalan alternatif masih mending. Nah, kalau tidak tahu, macam mana pula. Pake GPS atau go*gle maps, kadang keliru juga. Lengkap sudah penderitaan itu.

Juga arus lalin yang mengarah dan seputaran pusat demo, menjadi macet. Sepertinya sempurnalah penderitaan itu.

Apalagi ini masih masa Pandemi, dengan mereka berkerumun, tidak jaga jarak dan sebagian tidak pake masker, dan kalaupun pake masker, di pake di dagu, maka potensi peningkatan tertular virus COVID 19, makin besar. Akan menambah nama Cluster baru untuk COVID 19, yaitu Cluster Demo.

Kalau begini siapa mau disalahkan. Bahkan Muhammad Salah, pemain bola itu pun tidak akan mau disalahkan karena situasi ini. Mungkin Muhammad Salah akan bilang,
"Enak aja lu semua! Lu yang demo, kenapa gue yang SALAH?"

Sumber : Status Facebook Ferdinan Simanjorang

 
Wednesday, October 21, 2020 - 10:45
Kategori Rubrik: