Demi Palestina, Bung Karno Lewatkan Piala Dunia

Ilustrasi

Oleh : Awan Kurniawan

Pada tahun 1963, Indonesia sebenarnya berkesempatan ikut Olimpiade. Tapi Bung Karno malah membentuk forum olahraga tandingan yang dinamakan Games of the New Emerging Forces (Ganefo). Ganefo sukses menarik minat negara lain dan diikuti oleh sebanyak 48 negara.

Sikap keras Bung Karno juga ditunjukkan melalui tim nasional Indonesia yang melewatkan kesempatan ikut Piala dunia. Pada 1957, Timnas Indonesia telah lolos penyisihan zona Asia untuk melenggang di Piala Dunia 1958 di Swedia. Namun, Timnas memilih tidak tampil di Piala Dunia ketimbang beradu di satu lapangan dengan Israel.

Maulwi Saelan, kiper Timnas Indonesia yang juga ajudan Sukarno, mengatakan, mundurnya Timnas Indonesia karena perintah Sukarno. Indonesia, yang saat itu, bergabung di penyisihan wilayah Asia Timur, telah menundukkan China. Indonesia hanya tinggal memainkan pertandingan penentuan melawan Israel sebagai juara wilayah Asia Barat.

"Itu sama saja mengakui Israel," ujar Maulwi menirukan omongan Sukarno, seperti dikutip dari Historia.

"Ya, kita nurut. Nggak jadi berangkat," ucap Saelan.

Tidak hanya Indonesia, sejumlah negara lain yang diberi kesempatan oleh FIFA untuk menggantikan Indonesia juga menolak.

Antara lain, Sudan, Turki, dan Belgia. Pada 1962, keikutsertaan Israel dalam Asian Games 1962 di Jakarta juga ditolak dengan lantang oleh Sukarno.

Hingga masa akhir kekuasaanya, Sukarno tetap pada pendiriannya untuk terus berjuang untuk kemerdekaan Palestina. Dalam pidatonya pada HUT RI ke-21, Sukarno menyatakan alasannya selama ini konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

"Kita harus bangga bahwa kita adalah satu bangsa yang konsekuen terus, bukan saja berjiwa kemerdekaan, bukan saja berjiwa antiimperialisme, tetapi juga konsekuen terus berjuang menentang imperialisme," kata Bung Karno.

"Itulah pula sebabnya kita tidak mau mengakui Israel..." Bung Karno menandaskan

Sumber : Status Facebook Awan Kurniawan

Sunday, December 10, 2017 - 20:00
Kategori Rubrik: