Degilnya Islam Politik

Ilustrasi

Oleh : Ade Winata

"Kalau politiknya politik tinggi (tidak masalah). Tapi kalau politik tujuannya untuk kaitan Pilkada, Pemilu, cari pengikut, itu tidak benar,"

- Syafii Maarif-

Salah satu yang bikin islam ini rusak dan jelek namanya ialah dijadikannya islam sebagai tunggangan untuk kepentingan politik ansich.

Tentu Islam tidak anti politik, islam yang universal mencakup perjuangan dalam ranah politik,

Namun menurut Gus Mus ada 3 jenis Politik yang dilakukan oleh ummat islam

1. Politik kebangsaan, yaitu berpolitik untuk memikirkan kepentingan bangsa

2. Politik Kerakyatan, politik memperjuangkan hak-hak tertindas rakyat

3. Politik kekuasaan, politik untuk merebut pundi-pundi jabatan atau politik praktis.

Dari ketiga hal diatas, yang nomor 3 adalah yang paling sepele dan tidak penting.

Ummat islam pernah porak-poranda sedari awal berdirinya karena fokus pada yang ketiga, bahkan fitnah sepanjang zaman baik khawarij dan syiah vs sunni.. Awal mulanya karena terlalu fokus di nomor 3.

Untuk urusan yang nomor 3 ini, dikala kita bertemur, bertarung di medan perang bernama demokrasi dengan alat nya pemilu yang biasanya 5 tahunan, gak elok lah membawa-bawa agama, islam dan ummat.

Kenapa ?

Karena politik islam itu harus tetap dalam rangka Maqashid Asy-Syariah salah satu menjaga akal.

Kalau karena urusan 5 tahunan, urusan kekuasan ansich sampai mengorbankan persatuan, mengorbankan keamanan, mengorbankan akal waras kaum muslimin karena elit nya jualan kata kata "ummat" , "islam" tentu hal ini jauh dari yang dituntunkan syariat itu sendiri

Dan biasanya yang jualan islam di politik itu karena memang gak punya modal lain selain agama nya,

Soal politik gak paham

Soal ekonomi gak paham

Soal hukum gak paham.

Yang paham hanya soal islam, sehingga islam lah yang dijual-jual, diobral-obral dengan murah.

Lihat hari ini, soal dihapusnya photo instagram aja sampai akan diajukan ke mahkamah international.. Komentar saya cuma satu .. BIKIN MALU dan GAK ADA MALU NYA

Bagaimana islam politik terindah yang pernah di contohkan oleh pemimpin kaum muslimin, pemimpin pemuda di syurga kelak.

Yang melalui darah nya , pemimpin akhir zaman yang diramalkan akan datang.

Imam Hassan bin Ali ra

Yang lebih memilih menyatukan kaum muslimin dibandingkan meributkan siapa memimpin dan dipimpin walau pedih dan penuh tangis.

Namun itulah seorang mukmin, kehidupan didunia ini hanya sendau gurau dan tidak kekal

Salam

Sumber : Status Facebook Ade Winata

Thursday, June 7, 2018 - 19:00
Kategori Rubrik: