Dear Polisiku

Oleh: Denny Siregar

 

Selamat malam, polisiku tercinta..

Malam ini saya menonton demonstrasi besar di Amerika. Dan saya melihat betapa keras polisi disana memperlakukan warganya.

Ada warga yang dibanting, ada yang diinjak sampai dikeroyok segala. Warga Amerika yang katanya demokratis dan humanis itu, ternyata baru merasakan bagaimana seandainya mereka berada dalam situasi penuh amarah.

 

Dan saya membandingkan mereka dengan kalian, wahai polisiku, saat kalian menahan demonstrasi rusuh di bulan Mei tahun lalu, begitu profesional, sabar dan mampu menahan tangan dan emosi kalian.

Bahkan kalian rela menjadi korban pelemparan, hantaman, juga cacian, supaya kerusuhan tidak meluas kemana-mana. Entah, apakah saya bisa sesabar kalian ketika berada pada posisi yang sama. Tapi kalian bisa dan membuktikannya.

Baru saya melihat, betapa jauh dewasanya aparat kami ketika ada pembandingnya. Padahal negara mereka katanya superpower dan sangat maju dibandingkan kita. Tapi ternyata ketika ada masalah, kelas kita jauh diatas mereka..

Mungkin merekalah yang harus belajar kesini..

Terimakasih aparatku. Karena profesionalitas kalian lah, negara kita masih aman seperti ini. Apa yang kalian lakukan di jalanan waktu itu, mengundang simpati dan penghargaan tinggi dari kami. Kami hormat kepadamu..

Semoga di masa-masa mendatang, meski jalan semakin terjal dan situasi semakin keras, kalian tetap menjaga harkat kesatuan. Demi negara ini. Demi kesatuan.

Salam secangkir kopi untuk kalian. 

Dan hormatku untuk baktimu..

(Sumber: Facebook Denny Siregar)

Monday, June 1, 2020 - 21:15
Kategori Rubrik: