Dari Semua Gubernur DKI Jakarta, Ahok Yang Paling Berani Tegakkan Prinsip Islam

Oleh : NN

Ijin berbagi coretan kakak yang berdomisili di Condet, basis Nachrowi Ramli smile emoticon. Beliau seorang profesional BUMN di sektor migas

Agak panjang. Yang sabar aja mbacanya smile emoticon

**

Kondisi sebenarnya:

Jakarta udah terlalu lama dijalankan dengan konspirasi birokrat+pengusaha yg melanggar prinsip2 dasar islam (kl mau bawa nama islam): anti Korupsi, keadilan, kesejahteraan, menindak pelanggaran hukum dll. Tidak ada satu gubernurpun yg berani menegakkan ke4nya secara bersamaan.

Di Jakarta banyak banget yang mengaku ustad bergaya hidup mewah dan nerapin standar ganda. Diantara mereka banyak banget yg trganggu dengan kebijakan Ahok (juga Jokowi)

Ini yg dilakukan Ahok:
1. Memaksa birokrat Jakarta bekerja, selama ini nampak cuma menyusahkan

2. Pengusaha hitam yg kongkalikong dipaksa tertib aturan.

3. Memberangus pemerasan tenaga kerja kontrak pemprov. Tadinya cuma dikasih 300rb perbulan sekarang smp 3 juta. Kontrak pemprov dki dengan vendor tenaga kerja dr dulu ya sudah 3 jt an tp menguap ditangan

Puluhan tahun pemda DKI ga punya masjid, jaman Ahok dibuatin mesjidnya. Semua marbot mesjid (secara bertahap) di DKI diumrohin.

Orang2 yg hidup di bantaran kali tiap tahun kebanjiran, peluang mengeluarkan yang bantuan dan pengumpulan dana. Sekarang direlokasi ga kena banjir dan ga perlu ngeluarin APBD untuk penanggulangan bencana. Uangnya bisa dipake utk yg lain. Bikin mesjid, subsidi pendidikan, bikin bagus bus trans jakarta.

Kl ngomongin agama, dulu tiap kebanjiran pd solat ga ya mereka....sekarang bisa solat dg tenang karena di rusun ada mesjid.

Cek Gus Mus, buya Syafii. Kurang apa ilmu dan kebijaksanaannya? Ga khawatir soal ahok kan? Karena kita semua tahu mentornya Ahok itu Gus Dur, hanya beda akidah aja.

Jd kl ngomong menegakkan prinsip2 Islam Ahok lbh berani, hanya saja tidak bernilai pahala krn akidahnya. (Menurut konsep ibadah dlm islam). Bahkan Jokowi kalah galak.

Sayangnya di Indonesia terlalu banyak penghianat dan orang emosian ga rasional.

Tentang reklamasi, Jaman Foke sudah keluar ijinnya, dengan kompensasi ke pemda DKI cuma 5%. Sama Ahok diminta 15%, yaitu utk fasum dan perumahan kelas pekerja. Pengembang ya ngga sreg dunk

Emang pengembang ga merasa rugi?
Jane nek Ahok ora njaluk 15% ora bakal digoreng.

Ahon itu melawan ketidakadilan, dadi mbuh Cina, Arab, Melayu, Jawa nek ora fair ya dihajar. Mangkane akeh banget sing keganggu...terutama soal pendapatan sing selama ini bukan haknya.

Ngerti deal akhire?
Ahok nyerah, 15% tp di pergub bukan perda. Grand design-nya Ahok ora kepilih maning. Tp Sanusi keburu ketangkep kpk.

Kita semua sudah tahu yg terjadi hari ini, Ahok sukses dihajar kiri kanan.

Tentang kompensasi dan segala macem kewajiban swasta, Ini yg harusnya kita kawal.

Siapa yg bs mengawal? Salah satunya ya birokrat pemerintahan yang bersih (Tp selama ini birokrat penentu kan gampang disuap (yg idealis pelan2 tersingkir ga jadi penentu)**

Sumber : Facebook Damar Wicaksono

Friday, January 20, 2017 - 19:30
Kategori Rubrik: