Dapur Rahasia Tim Real Count Pemenang Prabowo Sandi

ilustrasi

Oleh : Nurul Indra

Real count, quick count, exit poll, survei, sensus dan berbagai kegiatan penelitian lainnya itu bersifat ilmiah. Metodenya ilmiah, prosesnya ilmiah, prosedurnya sama.

Nggak ada rahasia-rahasian. Nggak ada rumus atau bumbu rahasia. Memangnya usaha warung makan atau restoran? Pakai rahasia dapur segala.

Apa sih yang harus dirahasiakan dari kegiatan real count atau quick count? Apalagi real count yang hitung populasi, gak perlu ungkapkan rumus sampling yang dipakai, metode sampling, margin error atau significance level-nya, jumlah sampelnya.

Real count kayak hitungan KPU kan. Berarti yang ada di "dapur" hanya data suara atau kopian C1, seperangkat komputer, dan aplikasi yang digunakan untuk menghitung dan membuat chart atau diagramnya.

Kalau memang semuanya real atau nyata dan ilmiah sih ga perlu ada rahasia-rahasia segala kan.

Kecuali kalau ada yang ingin direkayasa atau dimanipulasi kayak survei pesanan untuk pencitraan atau menggiring opiini publik gitu ya wajar kalau dirahasiakan.

Bukan begitu pak Sudirman Said? Rasanya kayak gak percaya pak Sudirman Said ngomong begini deh.

"Di berbagai partai politik koalisi, mereka juga punya kebijakan masing-masing, tapi saya kira kan ada bagian-bagian dapur kita. Kalau kita punya dapur kan tidak seluruhnya bisa dipertontonkan," ucapnya.

Sumber : Status Facebook NURUL INDRA

Tuesday, April 23, 2019 - 14:30
Kategori Rubrik: