Dampak Kampanye 02 Ke Orang Kecil

ilustrasi

Oleh : Tika Sinaga

Saya 2 hari lalu wawancara seorang calon Hansip. Berijasah SD tapi tulisannya bagus sekali dan dia pernah kerja 5 tahun di Keamanan perkebunan serta beberapa tahun di Keamanan pabrik. Entah mengapa ngobrol ngalor-ngidul sampai ke aktivitas pemilu. Saya sense dia "wowo". Saya tanya juga akhirnya: "Kau rupanya pilih Prabowo Yah?", "iya bu", katanya. Saya jadi kepo.

Saya: Saya cuma ingin tahu saja, mengapa pilih Prabowo? Apa yang kau harapkan dari dia? Apakah kau tahu karya-karya dia untuk negara ini? 
Hansip: Yaaaaa karna saya dengar uang negara ini lebih banyak lari ke luar negeri, bu. (Mukanya ragu-ragu sambil senyum)

Saya: apa lagi alasannya? Apakah kriminalisasi ulama? 
Hansip: enggak bu hanya uang kita semua lari ke asing

Saya: kalau lari ke asing apa akibatnya ke kita? 
Hansip: Jadi makin susah bu kita, apa-apa jadi mahal

Saya: yang bilang uang kita lari ke asing siapa?
Hansip: Banyak bu kawan-kawan dan saya baca di sosmed.

Saya: Lalu kalau Prabowo Presiden, apa yang kau harapkan?
Hansip: Uang tidak lari ke asing, bu

Saya: Kalau malah korupsi jadi semakin liar merajalela bagaimana?
Hansip: ......... senyum (gak jawab. Mungkin gak peduli soal korupsi)

Singkat kata saya terima juga dia sebagai Hansip saya karna personality-nya bagus. Tentu saya terangkan dulu bahwa soal uang lari keluar negeri itu semua isu bodoh dan bohong. Bayangkan saja, orang sederhana dan semiskin dia, lulus SD bisa mikir uang negara lari ke asing, coba!! Bah! Ampun deh Gusti Allah! Hebat kali dampak kampanye bohong BPN ini. Sangat TSM;

Sumber : Status Facebook Tika Sinaga

Monday, July 1, 2019 - 10:45
Kategori Rubrik: