Dagang "Sapi" PKS Rusak Total

Ilustrasi

Oleh : Jumrana Sukisman

Bukan karena PKS identik dengan korupsi sapi, tapi istilah politik dagang sapi merujuk pada perilaku politisi yg gemar tawar menawar jabatan untuk meraih dukungan (koalisi).

Tau nggak pemirsa, salah satu yg menyebabkan Presiden Jokowi dibenci lawan politiknya karena dulu ada beberapa partai yg memberikan syarat, mau gabung dikoalisi mengusung beliau asal dpt jatah mentri. Dan Pak Jokowi menolak nggak mau bagi-bagi jatah mentri.

Isu ini yg kemudian digoreng oposisi dan buzzernya dgn menuduh beliau berbohong karena setelah menjadi presiden ternyata selain dari profesional, ada mentri dr PDIP, PKB, Nasdem, PAN, dll, bahkan dari Golkar yg bergabung kemudian.

Apakah Pak Jokowi berbohong?... TIDAK!!! Pentium satu tdk sampe kesitu mikirnya. Pak Jokowi nggak bohong. Sebab yg beliau inginkan adalah koalisi tanpa syarat. Mau gabung silahkan tp nggak ada syarat mentri, karena syarat itu akan memberatkan utk bersikap objektif. Apabila dikemudian hari ada kader dr partai2 koalisi yg memiliki kompetensi, kemampuan, dan dianggap dapat bekerja dlm kabinet pasti akan diangkat menjadi mentri.

Jadi bagi-bagi jatah mentri diawal koalisi hanya akan membuat pemilihan calon mentri nggak objektif. Muatan politisnya jauh lebih banyak daripada pertimbangan profesionalnya akibatnya mentri yg dipilih nggak bisa kerja.

#SalamIndonesiaMaju

Sumber : Status Facebook Jumrana Sukisman

Saturday, July 7, 2018 - 12:15
Kategori Rubrik: