Cuma Lihat Beginian FPI Ereksi?

Oleh : Riza Iqbal

Jaipong dianggap mengumbar aurat.
Gandrung Sewu dianggap mengandung kemaksiatan.

FPI sibuk memerangi budaya asli Indonesia, menghancurkan sejarah budaya ratusan tahun bangsa ini. FPI lupa bahwa Islam berkembang pesat di Indonesia dengan konsep AKULTURASI BUDAYA ala Walisongo, bukan konsep DOMINASI dan menggantinya dengan budaya asing.

Jika tari tarian dianggap mengundang bencana, bagaimana dengan filmnya Mia Khalifa yang ada di HP nya anggotamu? Bagaimana dengan pijat mahmud (mlumah diemud) yang ada di banyak kota besar di negeri ini? Ini lebih maksiat dibanding sekedar tarian Gandrung Sewu. Kalau cuma lihat tari beginian burungmu ereksi, yang salah otakmu, bukan tariannya, akhi.

Aceh baru saja diguncang gempa 5.3 SR padahal tak ada yang mengumbar aurat disana.

Ngaku saja, kalian (FPI Banyuwangi) ingin penari hitam hitam yang hanya terlihat matanya saja. Itu bukan budaya kami.

Sriwijaya dan Majapahit bisa membukukan pertumbuhan ekonomi 7 - 8% pertahun karena Menteri Keuangannya beragama Budha atau Hindu. Mereka bisa berjaya sampai Asia Tenggara karena membangun candi candi dan perempuannya berkebaya serta bergelung konde. Bukan karena menyegel rumah ibadah agama lain atau memaksa wanita wanita Gujarat melepas hijabnya. *) satire

Negeri ini multi etnis dan kaya dengan aneka budaya. Jangan hanya karena mayoritas, kalian ingin memaksakan budaya yang harus sesuai dengan agama yang kalian yakini.

Kita sama sama mencintai Indonesia. Tanpa kalian harus menyeragamkan semuanya, Islam itu sudah besar dan agung di Republik ini. Jadilah rahmatan lil'alamin, bukan sekedar lil muslimin.

 

Sumber:facebook Riza Iqbal

Friday, October 19, 2018 - 14:15
Kategori Rubrik: