Cukup Hanya Dukung Ahok?

ilustrasi

Oleh : Lanny Kristiani

Di suatu WA group, saya mengritik teman teman yang posting foto syur.. Karena anggota group sebagian wanita, rasanya foto2 itu melecehkan. Tetapi bukannya menerima dengan baik, mereka malah memarahi saya, ada yang bahkan pakai kata kata kasar. Saya tahu saya di pihak yg benar, tetapi mengapa teman teman satu group tak ada yang bersuara mendukung saya ?

Mereka membiarkan saya menghadapi teman yg memusuhi saya sendirian. Saya jadi terluka, merasa dikhianati. Akhirnya saya leave group. 

Anehnya saya lebih marah pada teman teman yg tak membela saya dibanding teman yang memaki memusuhi saya. Mereka memang brengsek, tak perlu diharapkan. Tapi teman teman yg kuanggap baik, mengapa begitu ya ? Kok seperti setuju dg teman teman yang pasang foto melecehkan dan memaki saya !

Tetapi, kalau dipikir pikir, perasaan saya waktu itu sebenarnya tidak proporsional bukan ? Orang jahat sebenarnya adalah yg pasang gambar porno dan memaki saya. Mereka tak membela pasti punya pertimbangan sendiri, mungkin tak mau membuat situasi group tambah keruh.

Saya rasa pendukung Ahok juga merasa begitu ketika Jokowi tak mau campur tangan untuk bantu Ahok. Mereka lebih sakit hati pada Jokowi, padahal yang menjatuhkan Ahok bukanlah Jokowi. Seandainya Jokowi ingin membantu pun, tangannya juga terbelenggu aturan bahwa eksekutif tak bisa intervensi di pengadilan, atau tatanan hukum akan rusak dan semua orang merasa berhak semau gue karena Presiden memberi contoh. Hasilnya bisa chaos, yg mungkin memang diharapkan lawannya.

Kini ada yang sudah berbalik arah, bahkan meminta maaf untuk masalah Ahok, tentu itu jauh lebih baik dari pada mereka yang bahkan tak pernah menyesali, bahkan masih terus melakukan hal yg sama. Yuk, dilihat lagi, siapa yang sebenarnya salah. Jangan keliru. Jangan sampai karena kita kecewa, jadi tak memilih - kita jadi golput - lalu pihak yg benar benar bersalah malah diuntungkan jadinya. Suaramu menentukan, jangan sia siakan.

Sumber : Status Facebook Lanny Kristiani

Friday, January 11, 2019 - 10:15
Kategori Rubrik: