Covid dan Avatar

ilustrasi

Oleh : Ahmad Sarwat Lc MA

Ingat film Avatar?

Film besutan James Cameroon produksi 2009 ini unik, dimana manusia bisa menjadi avatar.

Secara fisik, kita tidak kemana-mana, hanya ditidurkan, tapi otak kita atau apa istilahnya, kesadaran kita, atau mudahnya roh kita masuk ke tubuh para avatar dan berlaga.

Beberapa film futuristik memang seringkali menceritakan hal-hal semacam ini.

Saya tidak tahu, apakah teknologi avatar macsm itu sudah ada. Tapi setidaknya kaca mata VR alias virtual reality sudah banyak dipakai anak gamers.

Di zaman wabah dimana kita tidak boleh saling kontak fisik, terobosan berikutnya setelah video converence boleh jadi teknologi virtual.

Kita pakai kaca mata, headset, dan sarung tangan, lalu masuk ke alam maya ngumpul bersama sanak saudara dan teman.

Di alam maya itulah kita hadir sebagai avatar, namun dengan penampilan yang lebih nyata atau real. Bukan hanya memelototi layar HP yang lebarnya cuma seuprit.

Dengan VR, kita merasa 100% benar-benar masuk ke dunia lain. Bisa dengar suara langkah kaki kita sendiri, desah nafas, dan mungkin juga suhu dan bau tertentu.

Seperti nyata tapi virtual. Rasanya kok teknologi macam itu sudah diambang mata.

Kalau holodeck macam di Startrek The Next Generation mungkin masih terlalu jauh.

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat Lc MA

Sunday, May 24, 2020 - 07:45
Kategori Rubrik: