Covid-19 Sangat Berbahaya bagi Yang Punya Penyakit Penyerta dan Obesitas

 

Oleh : Prayitno Wongsodidjojo Ramelan

Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) menghapus batas usia faktor risiko terkait virus Corona
COVID-19. Risiko tingkat keparahan bila tertular covid tidak terpaku pada faktor usia tetapi bila orang mempunyai penyakit penyerta. 

 

Menurut CDC, orang yang tertular virus Corona COVID-19 akan menjadi lebih parah bila memiliki penyakit penyerta sebagai berikut : 

- Penyakit ginjal kronis.
- COPD (penyakit paru obstruktif kronis).
- Obesitas (BMI 30/lebih)
- Immunocompromised (sistem kekebalan melemah) dari transplantasi organ padat
- Kondisi jantung yang serius, gagal jantung, penyakit arteri koroner, kardiomiopati.
- Sickle cell disease (penyakit sel sabit atau anemia sel sabit)
- Diabetes tipe 2

Menurut CDC sekitar 60 persen orang dewasa di Amerika memiliki setidaknya satu kondisi medis kronis, dan obesitas menjadi kondisi paling umum yang meningkatkan peluang parah bila tertular Corona. CDC menyatakan bahwa setiap aktivitas yang dilakukan masih membawa risiko tertular virus Corona COVID-19.

Catatan 

CDC menyatakan bahwa setiap aktivitas yang dilakukan masih membawa risiko tertular virus Corona COVID-19.

"Setiap orang harus terus melakukan dan menerapkan strategi pencegahan, seperti physical distancing, sering mencuci tangan, membatasi kontak dengan dan mendisinfeksi permukaan yang biasa disentuh atau barang-barang bersama, dan mengenakan penutup wajah saat Anda berada di kerumunan", tulis CDC dalam laman resmi.

Menurut pemberitaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, bahwa 80 persen korban tertular covid yang meninggal dunia di Indonesia mempunyai riwayat penyakit penyerta. 

Dengan demikian maka kita harus waspada, Covid bisa menulari semua tingkat usia. Bila seseorang mempunyai penyakit penyerta, harus lebih hati2 dan waspada, akibatnya bisa fatal bila tertular Covid. Obesitas kini bisa menjadi momok penyebab kematian bila tertular, sebaiknya mereks yang terlalu gemuk sebaiknya segera melakukan diet. Semoga bermanfaat.

(Sumber: Facebook Prayitno Ramelan)
Tuesday, June 30, 2020 - 19:45
Kategori Rubrik: