Covid 19 Bisa Disembuhkan Tapi Jangan Diremehkan

ilustrasi

Oleh : Efron Bayern

Sebuah RS swasta di Pulau Jawa sampai hari ini dalam menangani pasien positif COVID19 baru menggunakan dua ventilator (dari total 10 ventilator). Itu pun karena kedua pasien juga mengidap HIV dan geriatrik. Ada enam pasien COVID19 di RS tersebut. Lima pasien sembuh dengan rincian satu pasien tua dan empat pasien dengan komorbid. Satu pasien meninggal karena juga mengidap HIV.

Ramai di luar soal kepanikan ketersediaan ventilator. Dari praktik RS ini ada petunjuk bahwa ventilator sebenarnya “langkah iman”, ia dibutuhkan untuk pasien gagal nafas di ujung ajal. Pasien COVID19 tidak serta merta membutuhkan ventilator.

Banyak pasien PDP yang sudah sembuh. PDP yang sudah sembuh dan hasil swab sudah keluar (negatif), boleh pulang. PDP yang sudah sembuh, tetapi hasil swab belum keluar masih tetap dirawat.

Kebanyakan PDP dengan komorbid seperti DM, sepsis, hipertensi, kelainan jantung, asma, PPOK, dan obesitas.

Tim dokter yang menangani pasien dari spesialis paru, penyakit dalam, dan anak.

Obat yang diberikan dari sp. paru:
• Injeksi antibiotic levofloxacin
• Injeksi antibiotic meropenem
• Injeksi vit. C 1 x1 amp
• Klorokuin
• Antivirus oseltamivir
• Antivirus alluvia
• Nebulizer

Penggunaan antibiotik karena pasien tidak hanya terinfeksi COVID19, tetapi beberapa penyakit penyerta dan sepsis.

Tetap semangat! Berpikir positif memercepat kesembuhan.

MDS
Post scriptum: saya bukan dokter sehingga saya tidak melayankan pertanyaan seputar medis.

Sumber : Status Facebook Efron Bayern

Monday, March 30, 2020 - 10:15
Kategori Rubrik: