Corona dan Propaganda Kebencian

ilustrasi

Oleh : Abdulloh Faizin

Mewabahnya virus Corona di beberapa wilayah belahan dunia khususnya diwuhan selayaknya menjadi pelajaran bagi kita. Sebagai muslim yang cerdas jangan berfikir seperti morfimis Agama dan Ustadznya pemabuk panggungpun kadang dakwah tiap kali yang keluar dari bibirnya adalah bangunan amunisi fitnah dan sumpah serapah adzab kepada sesama berdasarkan olahan dasar wabah Corona. Propaganda liar itu ditebarkan tiap hari tanpa henti dan tak pernah disadari dengan berdoa kepada Ilahi Rabbi untuk keselamatan diri.

bahkan munculnya wabah viruspun Coronapun dijadi sebagai bumbu gorengan campuran agitasi bahan kampanye ganas dan kutbahnya. Dengan melampiaskan istilah Corona adalah tentara Tuhan kek ! yang dikirim untuk menumpas kedzaliman di Negara cina yang dianggap kafir karena kebenciannya terhadap Negara tersebut. Lalu jika ditanya kenapa kok sekarang di stop di Negara Arab nanti dijawab beda menjadi tentara Dajjal. Sangat tak masuk akal dan sangat sangat menggelikan.

Di sisi lain semburat serapahnya dengan menyatakan bahwa Corona adalah adzab yang diturunkan kepada ummat di wuhan padahal wuhan sebagai besar berpenghuni muslim toleran dan muslim baik.lalu apakah Yang menimpa non muslim bukan adzab itu urusan Allah kita tak punya otoritas menyuarakan apalagi menghinakanya. Yang parah adalah membuat apologi kesimpulan bahwa Tuhan mengazab wuhan untuk telah menyelamatkan Uighur padahal sebenarnya Uighur merupakan tempat separatis radikal yang mereka bela selama ini. Sangat tidak adil dalam menggiring frame frame kebusukan opini.

Yang jelas ujaran kebencian atas nama Corona adalah bagian dari konspirasi Radikalime yang tersembunyi. Belum lagi statemem para politikus di barisan mereka. Yakni menggunakan persoalan virus Corona sebagai bisa atau Upas politis untuk meracuni elektabilitas pemerintah terutama presiden. Dengan menggembor gemborkan kegagalan pemerintah dalam menyikapi persoalan itu. Diaku atau tidak cara mereka sangat kejam melebihi kekejaman peperangan. Semua hal yang bersifat kepedihan kesedihan dan Conan dan bencana dimanfaatkan secara politis Tanpa hati sama sekali.

Tanggapan Habib Ali Zainal Abidin Bin Abdurrahman Al Jufri Tentang Wabah Virus Corona...

‫الشماتة بمصابي مرض كرونا في الصين وتصويره على أنه انتقام إلهي المعاملة العنصرية ضد شعب الإيغور ليس سوى طرح عنصري مريض لا صلة له بدين ولا أخلاق ولا آدمية
أسأل الله العظيم رب العرش العظيم
أن يشفي مرضى كرونا في الصين وفي كل مكان
وأن يشفي كل مريض انه لطيف بالعباد

Mengejek Orang Yang Menderita Sakit Karena Virus Corona Di China & Menggambarkannya Sebagai Adzab Dari Tuhan Terhadap Perlakuan China Kepada Suku Uighur Hanyalah Suatu Tindakan Rasis Hal Itu Tidak Ada Kaitannya Dengan Agama Akhlak (Adab)& Kemanusiaan Aku Memohon Kepada Allah Sang Maha Pemilik Arasy Yang Agung Agar Menyembuhkan Orang Yang Menderita Sakit Karena Virus Corona Di China Serta Di Setiap Daerah Dan Menyembuhkan Semua Orang Yang Sedang Sakit.

Sebagai warga Negara Indonesia yang selamat dan aman ini jangan hanyut ikut menyebar fitnah melalui kesedihan dan kepedihan. Kita harus semakin merendah seraya menghinakan diri sembari banyak bersabar dan berdoa agar terhindar selamat dan bebas dari wabah tersebut seperti. Dawuh Syeh Abdul Kadir Al Jaelani :

وَاْلبَلْوٰى حَالَّةً بِكَ وَإِنْ كَرِهْتَهَا فَسَلِّمْ لِلهِ فِى اْلكُلِّ يَفْعَلُمَا يَشآءُ

" Demikian pula cobaan, suka atau tidak pasti akan menimpanya, maka dari itu berserah dirilah segala urusan kepada Allah yang mengatur sesuai dengan kehendak-Nya."

وَإِنْ جآءَتْكَ اْلبَلْوٰى فَاشْتَغِلْ بِالصَّبْرِ وَالْمُوَافَقَةِ وَإِنْ كُنْتَ أَعْلىٰ مِنْ ذٰلِكَ فَالرِّضَا وَالتَّلَذُّذُ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اْلبَلِيَّةَ لَمْ تَأْتِ الْمُؤْمِنَ لِتُهْلِكَه۫ وَإِنَّمَا أَتَيْهُ لِتَخْتَبِرَه۫

"Dan bila cobaan yang menimpa maka sibukkan lah dirimu dengan kesabaran dan kesadaran. Bila ingin mendapat tempat yang tertingi di sisi Allah dan sebagai suatu kenikmatan, maka perlu disadari bahwa cobaan yang menimpa orang mukmin bukan sebagai malapetaka, tetapi datang untuk menguji iman."

Semoga Allah menyelamatkan Negara kita dan kita menjadi sehat selamat dunia akhirat.

Sumber : Status Facebook Abdulloh Faizin

Monday, March 2, 2020 - 08:00
Kategori Rubrik: