Conspiracy Theory Vaccine

ilustrasi
Oleh : Alim
Sejak awal pandemi, mereka ngomong teori saja tanpa pernah memunculkan bukti riset. Pernah satu dua ngutip jurnal tapi tidak utuh dan dan menyembunyikan beberapa poin dalam jurnal tersebut. Tidak bertahan di fakta riset dalam berbagai argumennya, pasti akan kembali lagi ke teori dan teori lagi.
Anehnya, ada di antara mereka yang tidak mau disebut sebagai penyuka teori konspirasi, tapi maunya disebut sebagai pengungkap fakta konspirasi. Fakta bagaimana wong mereka tidak menunjukkan fakta tapi mengotak-atik-gatuk teori saja?
Saya berharap, ada conspiracy theorist itu membuktikan teorinya dengan riset, sukur2 melakukan riset sendiri dengan metode yang baik. Misalnya, membuktikan teorinya bahwa vaksin mengubah DNA manusia.
 
Coba saja disuntikkan.. apakah setelah disuntik, manusia berubah jadi monyet atau tikus hehe guyoon.. , ya setidaknya riset mengenai efek itu. Jadi, kalau tidak percaya dengan riset2 lembaga resmi yang ada, lakukan riset mandiri.. jangan ngomong teori2 doang, muter2 tak berujung pakai logical fallacy jenis circular reasioning.
Sumber : Status Facebook Alim
Sunday, January 17, 2021 - 12:45
Kategori Rubrik: