Cobblestone Monas Dihancurkan Anies

ilustrasi

Oleh : Afriyanto Amin

Dikiranya itu paving blocks yang bisa dibeli di sembarang toko material atau toko bangunan.

Padahal itu adalah Cobblestone, teknik pengerjaan dilapangan secara klasik sejak lebih dari 1000 tahun lalu di Eropa.

Seluruh area Monas menggunakan Cobblestone.
Bukan paving blocks atau con blocks seperti produk baru dan merupakan produk massal.

Bahkan pakar konstruksi yang memasang Cobblestone di sekeliling Monas, puluhan tahun lalu, masih harus belajar lagi ke ibukota Perancis di Paris untuk mengetahui rahasia pembuatan dan pemasangan Cobblestone.

Untuk pemasangnya juga harus satu-persatu, diatur agar tidak bertabrakan, dan agar serasi bagi pandangan mata.

Bukan seminggu atau dua minggu dan langsung jadi.
Dibutuhkan waktu satu tahun untuk mengerjakan seluruh hamparan jalan yang dilapisi Cobblestone di sekeliling Monas.
Cobblesstone itu bisa bertahan sampe ribuan tahun seperti di Eropa, asal tidak dilapisi benda lain seperti aspal dllnya..

Padahal itu bagian dari cagar budaya yg dilindungi oleh negara

Tapi itu semua akan dihancurkan oleh Anies Baswedan, masyaAllah. !

Lhoo.. itu anggota DPRD. DKI kok membiarkan saja ya?
Masih kurang salah apa lagi tuh si Anies.

Sumber : Status Facebook Afriyanto Amin

Friday, February 28, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: