Cluster Asmara dalam Penularan Covid-19

Oleh: Eko Kuntadhi

 

Ada sebuah kisah seru dari Singapura. Seorang gadis, mahasiswi 19 tahun, berasal dari Johor ternyata positif Covid19. Ia harus di karantina, demikian juga keluarganya. Bukan hanya itu pacarnya wajib di karantina juga.

Rupanya gadis itu harus jujur. Selain dengan seorang cowok, ia juga menjalin hubungan dengan dua orang cowok lainnya. Nah, petugas medis akhirnya juga mencari kedua pacar lain dari gadis tadi.

 

Ketemulah dua orang. Satu mahasiswa, satunya lagi karyawan. Mereka diminta informasi dengan siapa saja selama ini mereka intens berhubungan. 

Cowok yang mahasiswa ngaku, selain dengan gadis tadi, ia juga menjalin hubungan dengan cewek lain. Sayangnya cewek lainnya sudah bersuami. Akhirnya suami dan seluruh keluarganya ikut diisolasi. 

Sementara cowok yang karyawan tadi, juga punya hubungan intens dengan teman cewek kantornya. Cewek teman kanfornya ini adalah tunangan seorang dosen. 

Dan dosen ini, juga dikenal banyak disukai mahasiswi. Ia menjalin hubungan dengan beberapa mahasiswinya. Termasuk mahasiswi yang tadi positif Corona19, yang ternyata gak ngakuin satu cowoknya yang lain. Yaitu dosennya.

Kayaknya perlu dicari model matematika untuk menemukan rumus eksponensial perkembangan penyebaran virus via asmara nih.

"Mas, aku aman, kan?," tanya Abu Kumkum.

Jomblo selalu aman Kum.

 

(Sumber: Facebook Eko Kuntadhi)

Saturday, May 2, 2020 - 18:45
Kategori Rubrik: