Cita-Cita Kemerdekaan Itu Kedaulatan Rakyat Bukan Kedaulatan Militer, Kedaulatan Agama Apalagi Kedaulatan Komunis

ilustrasi

Oleh : Tito Gatsu

Banyak orang Indonesia yang Masih menggaungkan sikap anti komunis, jujur saja ditengah peradaban Dunia yang semakin maju sikap orang Indonesia ini menjadi bahan tertawaan didunia Internasional karena sebenarnya komunis adalah hanya sebuah faham atau teori perekonomian.

Memang ada pemerintahan Fasis yang meletakan Ideologi komunis sebagai dasar Negara sebenarnya itupun sudah boleh dikatakan musnah karena awalnya digunakan untuk menumbangkan kekuasaan absolut atau monarchy yang biasanya dipegang oleh penguasa Agama seperti yang terjadi di revolusi Rusia , sehingga alasan komunis bertentangan dengan agama disebar luaskan oleh Negara -negara Imperialis seperti Amerika Serikat. Kenyataannya dengan perkembangan peradaban Komunisme di Rusiapun sudah bubar , China yang sudah mencapai kemakmuranpun sudah lama meninggalkan faham komunis fasis.

Istilah "komunisme" dapat merujuk pada partai politik tertentu, pada intinya, komunisme adalah ideologi kesetaraan ekonomi melalui penghapusan kepemilikan pribadi.

 Keyakinan komunisme, yang paling terkenal diungkapkan oleh Karl Marx, berpusat pada gagasan bahwa ketidaksetaraan dan penderitaan adalah akibat dari kapitalisme.  Di bawah kapitalisme, para pebisnis dan perusahaan swasta memiliki semua pabrik, peralatan, dan sumber daya lain yang disebut "alat produksi".  Pemilik ini, menurut doktrin komunis, kemudian dapat mengeksploitasi pekerja, yang dipaksa menjual tenaga mereka untuk mendapatkan upah.

 Kelas pekerja - atau "proletariat" - harus bangkit melawan pemilik kapitalis, atau "borjuasi", menurut cita-cita komunisme, dan melembagakan masyarakat baru tanpa kepemilikan pribadi, tanpa kelas ekonomi dan tanpa keuntungan.

 Komunisme berbeda dengan sosialisme, meski keduanya memiliki kesamaan.  Kedua filosofi tersebut mendukung kesetaraan ekonomi dan kepemilikan negara atas berbagai barang dan jasa.  Namun, sosialisme biasanya bekerja melalui struktur demokrasi yang ada di negara-negara kapitalis.  Nyatanya, hampir semua negara kapitalis memiliki beberapa karakteristik sosialis, seperti sekolah umum dan program Jaminan Sosial di Amerika Serikat.

 Sebaliknya, komunis menyatakan bahwa sistem ekonomi dan politik kapitalis harus sepenuhnya digulingkan melalui revolusi.Jadi yang dimaksud Negara Komunis biasanya merujuk pada Fasisme sebuah negara yang menerapkan Partai tunggal dalam ideologi Negara , dinegara sosialis demokrasi seperti Belanda,  Perancis  dan Selandia Baru Partai Komunis Tetap dibiarkan tumbuh karena kedaulatan Tetap ada ditangan rakyat.

Di Indonesia ini banyak kenyataan yang diputarbalikan dengan pengaruh perebutan kekuasaan dalam bidang  politik , karena rakyatnya sudah lama tidak memiliki kebebasan berpendapat dan diikat dengan banyak kebohongan yang dilakukan penguasa Masa lalu. 

Sehingga mereka berusaha untuk bertahan Hidup tanpa berpikir berlomba-lomba membuat kaya para Garong politik karena pada hakekatnya mereka Tak faham bagaimana bernegara dan apa yang harus dilakukan dalam sebuah negara , kedaulatan rakyat memang pada akhirnya kekayaan harus dinikmati bersama berbeda dengan Fasisme dimana kekayaan hanya dikuasai beberapa kelompok kecil saja jadi tidak heran di Indonesia Sebagian kecil orang bisa mengatur sekian banyak orang karena mereka mempunyai kekuatan financial yang luar biasa selama menguasai Negara berpuluh-puluh tahun bahkan mereka mampu menggerakan para ahli Agama dan masyarakat miskin yang hidupnya memang bergantung dari perusahaan -perusahaan yang mereka miliki.

Nah di era Jokowi inilah masyarakat banyak dibuat sadar bahwa Indonesia memang sedang mengalami Masa sulit dengan pandemi  Covid 19 pemerintah justru menunjukkan keberpihakan kepada rakyat, dengan menggratiskan vaksin dan membebaskan biaya perawatan bagi penderita covid 19. Semua hal begitu transparan sehingga masyarakat luas bisa melihat bahkan bebas mengkritik pemerintah artinya kedaulatan rakyat sudah mulai dirasakan oleh masyarakat luas , hingga Kebijakan pemerintah mengenai eksport misalnya mengenai Nikel bisa disosialisasikan sebagai rencana pendapatan Negara dikemudian Hari sehingga rakyat merasa terlibat didalam Kebijakan pemerintah, hal yang tak Pernah Kita jumpai dalam pemerintahan sebelumnya . 

Pada hakekatnya manusia menerima kehidupan adalah sebagai karunia yang paling Indah karena pada umumnya kelahiran seorang manusia dinantikan oleh orang tuanya kemudian dijaga dan dikasihi begitu seterusnya hingga mereka dewasa dan memiliki anak kembali , manusia memiliki kebutuhan dasar untuk hidup seperti makan berpakaian, kesehatan, menempuh pendidikan , bekerja memiliki keluarga ,  bertempat tinggal, karena manusia butuh kedamaian maka ada pula kebutuhan ibadah dan rekreasi, hingga meninggal dibutuhkan juga pengurusan jenazah hingga santunan untuk keluarga yang ditinggalkannya. Itulah yang disebut dengan kebutuhan dasar  manusia. 

Manusia sebagai makhluk sosial maka perlu sebuah Rumah tangga yang mengatur kehidupannya dari mulai anak-anak hingga dewasa misalnya mereka bekerja dan mendapatkan hasil yang diberikan pada keluarganya Itulah yang dinamakan Rumah tangga dan mereka juga punya tempat bekerja , misalnya sebagai pegawai dalam perusahaan yang bertujuan mendapatkan Untung dari usahanya atau dia bekerja sebagai apa saja untuk mendapatkan  balas jasa sebagai apa saja termasuk pegawai Negri atau guru misalnya, ia mempunyai  rumah tangga juga yang disebut kantor.

Nah kemudian ada satu rumah tangga lagi yang lebih besar dimana setiap Manusia punya hak  dan tentunya kewajiban terhadap bumi tempatnya dipijak yaitu sebuah negara. 

Negara adalah organisasi kekuasaan yang berdaulat dengan tata pemerintahan yang melaksanakan tata tertib atas orang-orang di daerah tertentu.Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independen. 

Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.

Nah disini Saya akan membahas sedikit Mengenai kedaulatan Negara 

Kedaulatan merupakan kekuasaan penuh untuk mengatur segala hal yang ada dalam wilayah negara tanpa campur tangan negara lain. Dilansir dari Ecyclopaedia Britannica (2015), kedaulatan berasal dari bahasa Prancis, yakni Souverainete yang artinya kekuasaan. Istilah ini awalnya dipahami setara dengan kekuasaan tertinggi.

Sedangkan Kedaulatan Rakyat adalah teori yang menyatakan bahwa kekuasaan dalam suatu negara ada di tangan rakyatnya.

Oya sebelumnya saya Ingin bercerita pada tahun 2015 kebetulan saya mendapat tugas kantor ke Eropa Saya bertemu dengan Seorang turis asal Tiongkok  dia mengatakan bahwa kepergiannya ke Negara Eropa adalah dalam rangka rekreasi yang biayanya ditanggung oleh Negara , luar biasa!!  ternyata kedaulatan Rakyat disana Sudah sampai bisa membuat Rakyatnya pergi melancong ke mancanegara, sedangkan disini masih bisa ribut dengan upah nasi bungkus. 

Kita langsung saja ke Indonesia, kedaulatan Negara Indonesia tecantum dalam ideologi bangsa yang dinamakan Pancasila yang sudah disepakati para founding fathers Kita dibawah kepemimpinan Soekarno yang membacakan proklamasi Pada tanggal 17 agustus Tahun 1945  dan kemudian disepakatinya UUD 1945 sebagai konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia , kemudian timbul pertanyaan Kenapa tidak sejak 17 agustus 1945 kedaulatan rakyat Itu langsung dilaksanakan ?

Singkatnya Indonesia sejak tahun 1945 - 1963 mengalami revolusi fisik dan baru mendapatkan pengakuan utuh atas seluruh wilayah Indonesia pada tahun 1963 ditandai dengan kembalinya Papua atau Irian Barat. Bahkan Belanda dan PBB baru mengakui wilayah Indonesia seluruhnya diluar Irian Barat pada tanggal 27 desember tahun 1949 pada konfrensi Meja Bundar yang diselenggarakan di DenHaag. Itupun masih ada silang pendapat mengenai Papua dan Indonesia terus didera revolusi fisik hingga tahun 1963.

 Sebetulnya Bung Karno sudah merencanakan Indonesia menjadi negara demokrasi sejak tahun 1955 dengan diadakan ya Pemilu pertama bahkan gagasan beliau  mengenai Nasakom yang sering disalah artikan pun diikut sertakan dalam Pemilu jadi mustahil jika Indonesia akan dibuat sebagai negara Komunis fasis. (Saya tidak akan membahas disini).

Pada tahun 1965 terjadilah pengambil alihan kekuasaan oleh Jendral Suharto yang menghabisi seluruh ideologi kiri termasuk komunis dan faham manipol usdek Soekarno bahkan pancasilapun disalah artikan (hal ini sudah Pernah Saya tulis dalam tulisan Saya sebelumnya) kemudian pada Masa Orde Baru Indonesia menjadi rezim militer fasis yang anti demokrasi dimana Pemilu dan  demokrasi hanya merupakan perayaan seremonial untuk kembali melantik Suharto menjadi Presiden .

 Pada tahun 1998 Setelah jatuhnya Suharto barulah Indonesia memasuki era reformasi, itupun kedaulatan rakyat belum sepenuhnya bisa dirasakan karena Masih ada usaha-usaha untuk mengembalikan Indonesia kepada Fasisme dengan konspirasi para elit politik.

Kedaulatan Rakyat pada hakekatnya adalah kekuasaan yang tertinggi ditangan rakyat dan tentunya rakyat berhak atas semua sumber kekayaan yang diatur oleh Negara kemudian  pemerintahan dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Rakyat mempercayakan kepada para wakil rakyat yang dianggap amanah untuk memperjuangkan Hak individunya.

Hak individu yang utama adalah seberapa jauh pemerintah mampu memenuhi kebutuhan manusia Indonesia sesuai kebutuhannya seperti telah  uraikan terlebih dahulu diatas. 

Semakin maju kehidupan individu semakin terlihat bahwa rakyat berdaulat apalagi untuk kondisi Indonesia yang begitu kaya raya sumber alamnya.

Kita lihat banyak sekali cara-cara yang dilakukan elit politik untuk.mengkhianati kedaulatan Rakyat dari mulai terus memprovokasi Rakyat untuk membencj Pemerintah yang dipilih secara san dan demokratis hingga sentimen soal agama dengan berusaha mengembalikan Fasisme di tanah air. 

Dan Sebenarnya Itulah yang harus dilawan termasuk sentimen agama yang dipergunakan sebagai politik Itu tujuannya tidak lain untuk membangkitkan Fasisme padahal Ideologi negara Kita  sudah jelas Pancasila yang mengakui kebhinekaan dan membuat Rakyat berdaulat.

Padahal sebelumnya angkatan 45 yang berjuang untuk kemerdekaan menilai individualitas adalah hal utama. 

Dalam novel atau puisi angkatan 45 kita bisa merasakan semangat perjuangan, semangat untuk membangun negara supaya manusia Indonesia bisa menjadi individu yang bebas. Tujuan perjuangan tersebut bukan membangun persatuan di mana individu dilenyapkan jadi kelompok.

Ada perndapat murni dari sastrawan lama pada Masa Indonesia belum merdeka dan ketika Indonesia berada dalam cengkraman Fasisme Orde Baru.

Yang paling terkenal mungkin puisi berjudul “Aku” karya Chairil Anwar, sebuah puisi tentang individu yang siap berjuang sebagai individu dan tidak sekedar menjadi bagian rombongan saja.

Sebenarnya, bukan negara atau bangsa saja yang merupakan fokus angkatan 45, tmelainkan individu. Indonesia dididik dengan janji atas kebahagiaan untuk semua masyarakat, suku, golongan agama dan ideologi yang ada di Indonesia ini yang begitu lama dijajah.

Karena kebanyakan Sudah mengetahui sajak Aku karya Chairil Anwar Saya Ingin menampilkan puisi 
 ”Jalan Tak Ada Ujung“ karya Mochtar Lubis. 
Yang ditujukan untuk menentang Fasisme saat pemerintahan Soeharto
"Ini adalah musik menyanyikan perjuangan manusia sebagai manusia.
Manusia seorang-seorang. 
Tahukah engkau maksud? 

Bagaimana harus aku terangkan? Perjuangan manusia yang bukan dalam gerombolan. 
Bukan salak serigala dalam kawanan yang melakukan pemburuan, tapi salak dan geram, sedu-sedan, dan teriak nyaring serigala seekor-seekor yang merebut hidup. 
Bagiku individu itu adalah tujuan, dan bukan alat mencapai tujuan. Kebahagiaan manusia 
adalah dalam perkembangan orang-seorang 
yang sempurna dan harmonis 
dengan manusia lain. 

Negara hanya alat. 
Dan individu tidak boleh diletakkan di bawah negara. 
Ini musik hidupku. 
Ini jalan yang tak ada ujung yang kutempuh. 
Ini revolusi yang kita mulai. 
Revolusi hanya alat mencapai kemerdekaan. 
Dan kemerdekaan juga hanya alat memperkaya kebahagiaan dan kemuliaan penghidupan manusia-manusia.”

Semoga masyarakat Indonesia makin cerdas dan tentunya bisa memuliakan dirinya dan memanusiakan manusia lainnya terus berjuang untuk kedaulatan rakyat dan kemuliaan individu jangan mau dibodohi oleh apapun termasuk Fasisme berbaju agama demi kemajuan dan kejayaan Indonesia.
Kedaulatan Rakyat harus berdiri di bumi Indonesia sampai kapanpun .

Salam Kedaulatan Rakyat

Sumber : Status Facebook Tito Gatsu.

Wednesday, April 7, 2021 - 11:15
Kategori Rubrik: