Cerita Sowan Saya Ke Habib Lutfi Bin Ali Yahya

ilustrasi

Oleh : Kartika Hamid

Dalam fase kehidupan saya,
Saya pernah berada di satu titik,
dimana jiwa saya oleng sangat..
hambar sangat...
Hidup saya mapan, tapi hati ini hampa...
Galau berhari hari tanpa saya tau sebabnya.

Sampai seorang kawan mengajak saya untuk menemui beliau.
FYi, Solo - Pekalongan itu ngga bisa di bilang dekat...
Dan kami berangkat TANPA membuat janji terlebih dahulu.
Saya hanya berpikir , "kalau ketemu syukur alhamdulillah, kalau engga ya sudah..."
Spekulasi yg lumayan besar, jika mempertimbangkan jarak perjalanan yg harus kami tempuh.

Hari masih terang waktu kami beranjak dari Solo, sampai Pekalongan kira2 pukul 8 malam,
Sayup terdengar suara beliau sedang menerima tamu di balkon atas.
Hanya menunggu sebentar ketika kami bisa sowan langsung dan berhadapan dengan beliau.
Pertama rekan saya, lalu pak hamid, dan saya jadi yang terakhir sowan
Rasanya??
Bingung, pertanyaan saya tercekat di tenggorokan ,lalu saya hanya berucap
"Saya merasa jauh dari Allah..."
Lirihh sekali, hingga kalimat itu harus saya ulangi, karena beliau kurang jelas mendengar perkataan saya.

Jawab beliau ....
"Shalawatmu kurang...."
Thats it.....
Ituhh...
kuncinya langsung ketemu ...

Tidak lama kemudian , beliau beranjak dari kursinya..
Kami tunggu, ternyata akan bepergian,
Sebelum menaiki mobilnya, masih sempat beliau menemui kami sambil berkata
"Kalau masih ada yang mau di sampaikan , boleh menunggu, saya mau keluar sebentar.."
Santun sekali.....
Bersahaja sekali...
Wajahnya teduh menenangkan...
Seorang Ulama besar di zaman ini,
Yang bukan hanya di hormati oleh jamaah kalangannya sendiri , melainkan juga di segani oleh jamaahnya di seluruh penjuru dunia...
Berkenan menemui kami yang entah mungkin beliau tidak kenal.
Bagaimana hati ini tidak jatuh hati...
Jika perilakunya begitu mencerminkan datuknya , Rasulullah SAW...
Bagaimana hati ini tak cinta...

Perjalanan Solo - Pekalongan hari itu, sudah 9 tahunan berlalu,
Tapi melekat sangat hingga hari ini,
Jika bukan atas ijin Nya , bagaimana mungkin, kami yg datang jauh jauh tanpa agenda dan janjian bertemu, bisa sowan dan bertatap muka langsung dengan beliau.
Dan hanya hitungan menit, dari kami datang, beliau beranjak keluar rumah.
Andainya waktu itu kami terlambat beberapa menit saja , mungkin kesempatan untuk bertemu itu hilang.
Alhamdulillah Yaa Allah..

Maturnuwun abah, maturnuwun...

-Abah Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya-

Sumber : Status Facebook Kartika Hamid

Friday, November 20, 2020 - 10:15
Kategori Rubrik: