Ceramah Ustadz Fadlan Garamatan Malah Mengusik Orang Asli Papua

Ilustrasi

Oleh : Thaha Al Hamid, salah seorang tokoh Muslim Papua:

Saudara - saudara ku semua khususnya masyarakat Orang Asli Papua dimanapun anda berada.

Terus terang, saya merasa terusik dan terganggu dengan cara Dakwah Islamic yang dibawah oleh saudara Ustadz FADLAN GARAMETAN yang menjadi viral di media sosial face book ini.

Saya merasa terpukul kok begitu teganya saudara Ustadz asal fak fak ini bisa menghina sesama saudaranya orang papua. Saya ikuti cerita dalam dakwaannya, ternyata bohong isinya. Cerita mengada ada ( mengarang ) menurut pikirannya sendiri.

Menyinggung komunitas masyarakat yang di Islamkannya dari kebiasaan tidak pernah mandi sepanjang tiga bulan, misionaris mengajarkan mandi dengan gemuk babi, misionaris mengajar dengan miras dan mabuk lalu tidur dikandang babi, ibu menyusui anak babi dengan anak manusia dan yang lain saya merasa dihina martabat kemanusiaan saya. 
Sebab saya sebagai orang yang berasal dari komunitas masyarakat yang disebut saudara Ustadz ini tidak pernah tahu dan paham apa yang dikatakan saudara Ustadz ini.

Saya pastikan apa yang dikatakan saudara Ustadz fadlan ini bukan pengalaman empirik dia, melainkan bayangan ilusi dia seolah gambaran kehidupan komunitas yang dimaksudnya seperti ini.

Sebagai sesama orang papua saya harap saudara Ustadz ini bisa mempertanggung jawabkannya. Minimal dia bisa menunjukan tempat komunitas masyarakat yang dimaksud. Kalau dia ustadz ini berdakwah di Baliem, kampung di Baliem itu dimana. Mungkin saudara saudara saya yang muslim dari Baliem bisa minta ustadz ini untuk menunjukan tempat dakwah agama Islam.

Saudara Ustadz Payage selaku ketua MUI papua segera panggil saudara Ustadz Fadlan ini untuk mempertanggung jawabkan apa yang dikatakan dalam video yang sudah beredar luas ini. Sejak dari moyang kita sampai sekarang kita sesama orang papua hidup damai biarpun beda agama. Baru kali ini saya menyaksikan dakwah seorang muslim papua yang menghina sesama orang papua.

Kita perlu tanya pada diri kita sendiri apa agenda terselubung yang dibawa oleh saudara kita ustadz fadlan ini. Apakah dia dipakai oleh kelompok Islam ekstrim untuk mengacaukan kerukunan hidup orang papua ?

Karena itu kita jangan diam. Pihak keamanan Polda Papua jangan diam. Jangan menganggap remeh temeh masalah ini. Saya berharap agar polisi segera bertindak. Cari dimana ustadz ini berada dan proses dia secara hukum. Dia harus mempertanggung jawabkan omongannya didepan hukum. Kalau polisi tidak beraksi, maka jangan sampai masyarakat bergerak sendiri. Sangat memohon bapak Kapolda papua sesegera mungkin mencari orang ini dibawa didepan hukum.

Saudara saudara masyarakat papua, baik yang Kristen maupun Muslim harap tidak terprovokasi dengan omongan ustadz satu ini.

Kita harap polisilah yang bertindak pada orang ini. Hubungan kekeluargaan dan kekerabatan kita tetap kita jaga dan pertahankan sepanjang masa . Banyak ustadz muslim papua yang masih berpandangan moderat dan pluralis sampai saat ini. Pernyataan ustadz fadlan tidak hanya menyakiti hati papua Kristen, tetapi papua muslim pun turut tersakiti. Karena relasi kehidupan sosial budaya kita tetap satu.

Agama lebih pada urusan pribadi secara vertikal dengan Tuhan sang pencipta.

Ustadz Fadlan Garametan hanya seorang diri . Pandangan ustadz ini pun tidak merepresenasi komunitas muslim papua. Mungkin ustadz ini punya agenda sendiri menghancurkan sistem kekerabatan kita yang selama terpelihara baik. Semoga tidak terkoyak sedikitpun oleh ulah orang yang tidak bertanggung jawab atas eksistensinya sebagai manusia papua.

Sumber : Status Facebook Hiskia Meage

Saturday, March 24, 2018 - 17:00
Kategori Rubrik: