Cara Jokowi Kurangi Banjir Jakarta Hingga Sekarang

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Kebetulan tidak pernah unpren dan unpollow, jadi masih bisa liat postingan temen2 oposisi Jokowi. Termasuk yang masih nyindir (kayak pakdhe HNW) janji Presiden tentang lebih mudah mengatasi banjir Jakarta jika Jokowi menjadi Presiden

Asal njenengan para oposan tahu, tanpa bantuan Presiden menggelontorkan dana APBN dalam 3 tahun ini, itu kawasan Ciliwung di tengah kota (Bukit Duri, Kampung Pulo dan sekitarnya) bakalan masih banjir. Banjir Senin kemaren bakal lebih masif.

Asal njenengan para oposan tahu, tahun ini proyek waduk Ciawi dan Sukamahi di Bogor dengan total 35 ha dimulai. Dengan gabungan normalisasi Ciliwung di sektor tengah (pusat Jakarta sepanjang 19 km) dan hulu (di Bogor), akan mengurangi banjir di Jakarta 30% lagi.

Kedua waduk itu dibiayai APBN. Sudah dirancang lama. Yang eksekusi? Jokowi lagi

Pada 2017 awal, tersisa 80an titik banjir dari 2200 titik pada tahun 2013. Tanpa Jokowi menjadi Presiden, barangkali Bukit Duri masih banjir.

Njenengan kaum oposan, termasuk yang pinya banyak follower, seharusnya sadar pentingnya mencerdaskan warga. Bukan hanya menyebar kebencian

Jangan kayak gubernur baru Jakarta, yang PhD tapi ngga ngerti beda NORMALISASI dan NATURALISASI

Kutipan artikel detik dan CNN
"Alih-alih relokasi dan menggusur, gubernur menyebut akan melakukan naturalisasi aliran sungai dengan cara menggeser pemukiman warga"

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Friday, December 15, 2017 - 14:00
Kategori Rubrik: