Cara Berangus Hate Spin Nanik Deyang, Zang Wei Jian, Jonru dan Sejenisnya

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Salah satu yang membuat kita harus makin semangat menyebar coretan2 positif atau memberitakan prestasi negeri lewat media sosial adalah dampaknya. Positif itu menular.

Bungah rasanya membaca banyak japri dari sarjana pelaku pertanian di sebuah pelosok negeri. Atau seorang profesional perempuan di negeri nan jauh tapi terus mencintai Indonesia. Atau melihat seorang TKI di Timur Tengah yang kerap membagi tulisan bersumber dari corat-coret ringan kawan2 baik di medsos.

Kawan2 di atas nampak sangat bahagia. Melihat Indonesia punya (walo baru sedikit) orang2 seperti Sand.. eh Jokowi, Ahok, Risma, Djarot, Hasto Wardoyo, Nurdin Abdullah, Abrullah Azwar Anas, Herry Zudiyanto atau Ridwan Kamil

Begitu pula negatif. Negatif itu menular. Lihat saja saat banyak sarjana, tak mampu mempertahankan "ke-sarjana-annya", saat meneruskan tulisan akun seperti Jonru, NSD atau Zeng Wei Jian.

Memilih kutub positif atau negatif adalah sebuah pilihan. Pilihan yang bisa jadi mempengaruhi kesehatan jiwa dan raga kita

Sekedar urun rembug dari kami, remaja 30an tahun

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Tuesday, February 6, 2018 - 15:30
Kategori Rubrik: