Capres Hasil Ijtima Ulama Yang Menyedihkan

ilustrasi

Oleh : Imron

Lelucon terbesar abad ini adalah ketika ada sekelompok ulama yang mengaku sebagai ulamanya umat Islam paling kaffah di republik ini, menggelar Ijtima 1 dan Ijtima 2, dan kemudian merekomendasikan Capresnya yang diberi label sebagai PEMIMPIN UMAT ISLAM di negara mayoritas muslim terbesar di muka bumi ini, tapi ternyata .....

Berwudhu, salah urutannya
Menjadi Imam sholat tidak berani
Menyebut Allah SWT salah
Menyebut Nabi Muhammad SAW juga salah
Sholawatan diam saja
Bahkan kata La Nyalla, capres yang itu gak pernah sholat Jumat

Lebih aneh lagi, pendukungnya yang begitu memuja muja kalimat tauhid dan suka mengkafirkan orang lain, seakan tutup mata dengan kualitas keIslaman capresnya yang ala kadarnya itu.

Itulah lelucon terbesar abad ini. Mengaku paling Islam, menuduh kubu lain anti Islam, tapi kualitas capresnya jauh panggang daripada api dengan Islam itu sendiri.

Jujur, saya sebenarnya sungkan menulis beginian. Ini sangat sensitif dan tendensius. Tapi saya ingin membalikkan tuduhan bahwa Jokowi itu anti Islam. Bagaimana mungkin pak Jokowi yang muslim sejak lahir, sudah berhaji, sholat 5 waktu, bergaul dgn kyai dan ulama, bisa menjadi Imam sholat, dituduh anti Islam. Sedangkan yang ecek ecek justru dianggap sebagai pemimpinnya umat Islam.

Mohon ijin untuk tertawa.
Serius, ini memang lelucon terbesar abad ini 

Sumber : Status Facebook Imron

Saturday, March 16, 2019 - 08:15
Kategori Rubrik: