Caplin, Kau Lawan Donk!!!

Barisan politisi keturunan Yaman yg berada disekitar Rizieq Shihab FPI pun mendorong, agar Anus terjun langsung “head to head” melawan Kapolda Metro dan Pangdam Jaya.. Jutaan umat ada dibelakang Anus, kembali diyakinkan kepada dirinya..

Untuk itu, sebagai langkah pembuka perlawanannya, politik identitas dan berlindung pada ritual ibadah, akan dijadikan senjata dan metoda pembuka..

Ibadah shalat Jumat di depan Balaikota dan dijalanan sekitarnya, akan digelar.. Kerumunan massa pendukung dipastikan hadir untuk solidaritas dan unjuk kekuatan kepada Pangdam Jaya dan Kapolda Metro.

Taktik formalitas penerapan protokol kesehatan, tetap dimuat dan disampaikan dalam rencana acara tsb. Hal ini berguna untuk kamuflase, membentengi diri dari tuduhan pembiaraan penularan pandemi oleh satgas Covid-19.

Bahwa bila terjadi kerumunan massif, argumentasi sohih ” itu diluar kendali Pemprov.. ” masih relevan dipakai..Toh taktik dan metode ini berhasil lolos dari jerat hukum..

Tidak berhasil nya penyidik polisi menahan dan menjadikan dirinya Tersangka, setelah diperiksa lebih dari 8 jam kemarin, adalah petunjuk penting bagi Anus, bahwa dirinya tidak melanggar protokol kesehatan. Aku bebas, guman Anus..

Harus ada aksi balasan atas sikap Pangdam yg memerintahkan pencopotan baliho si Rijik, saudara seketurunan Yaman nya itu. Kebijakan Pangdam, mengecewakan massa jutaan umat FPI,. Jakarta dan luar Jakarta.. Itu point penting untuk siap berlawanan dengan Pangdam, cetus Anus meyakinkan dirinya..

Saatnya membalas dan menggertak Pangdam, dengan unjuk kekuatan massa jamaah Jumat, yg melimpah ruah di Balaikota nanti.. Pamflet dan ajakan ibadah bersama di sekitaran Balaikota, sudah disebarkan.. Respon ratusan ribu massa umat dari belasan cabang markas para lonte sudah konform datang.

Anus dengan sigap mengontak link bohir nya Chaplin, untuk siapkan suplai dana. Tim propaganda media pun, baru saja memasukkan pengajuan anggaran baru untuk mengawal gebrakan Anus tsb..

Done… Bohir setuju… anggaran siap dikucurkan.

Chaplin berharap kali ini Anus berhasil. Selebaran isu demokrasi sudah mati lewat permainan foto propaganda Anus kemarin, dinilai berhasil.. Bahkan Panembahan Merapi pun ikut terhasut oleh foto propaganda tsb.. Chaplin terkekeh-kekeh, melihat Panembahan dan para pemujanya ikut meniru-niru propaganda foto si Anus.. Ternyata si Panembahan juga baperaan sama halnya dengan si Anus, pikir Chaplin geli..

****###****

Diteras belakang Istana, nampak Panembahan Merapi sedang duduk sila ditemani Gubernur Ganjer Prasmanan. Mereka sedang membicarakan perkembangan pilkada bocah Lanang, Gibras Rangkulbumi Rangkul, yang disebut-sebut disemprot Bawaslu karena membuat kerumunan saat kampanye..

Panembahan meminta Ganjer Prasmanan, untuk menindak.sesuai aturan jika Gibras memang melanggar protokol kesehatan soal kerumunan tsb..

Panembahan: ” Pak Ganjer jangan sungkan2 jika bocah ku nakalan, gak disiplin, wis jewer ae..”

Ganjer : ” Njiih Ndoro Panembahan.. Kulo wis koordinasi.dengan Bawaslu setempat, untuk mengevaluasi secara faktual, apa yg diisukan masyarakat itu.. Namun sejauh ini, kulo melihat Mas Gibras on the track dalam kampanyenya..”

Panembahan: ” Syukur Alhamdulillah kalo bgtu adanya.. Semoga Gusti Allah meridhoi semangat bocah Lanang ku itu. Pak Ganjer terus pantau situasinya disana.. Pesanku sampaikan ke semua kandidat. Jadikanlah wajah ingin mengabdi pada rakyat saat bertemu konstituen, bukan wajah ambisi ingin berkuasa atas rakyat..”

Ganjer: ” Njiih Ndoro Panembahan… Siap tak laksanakeen.. Btw Ndoro, kulo matur pamit.ke mushola dulu.. Sudah adzan dhuhur..”

Panembahan: ” Yuuk….. kita sholat jamaah barengan aja sekalian.. Panggileen semua pengawal untuk berjamaah bersama… Abis itu kita lanjut makan siang nasi liwet, tempe goreng, sambal terasi ikan gabus asin.. Ada hal penting lain, yg akan tak amanatkan karo jenengan..”..

Panembahan Merapi langsung berjalan ke ruang pribadi blio, masih dengan wajah serius dan tanpa ekspresi..

Sedangkan Ganjer Prasmanan berdiri takzim melongo, ” Haaaa…. Ada amanat penting buat ku…??? Yooo opo toh..????? ” Apa Panembahan gak salah bicara tadi..? Sambil ngeloyor berjalan ke arah mushola Istana, Ganjer Prasmanan ikut berkerut mukanya, kepikiran antara kepo dan khawatir, amanat penting apa yaa yg akan dititahkan Panembahan Merapi padanya…

….. bersambung……

#edisiParodiParaLonte

Sumber : Status Facebook Budhius Ma’ruff

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *