Candi Buatan Jin/Setan?

ilustrasi
Oleh : Dody Haryanto
Percayakah kau??
Jika candi Prambanan yang indah dan megah itu dibuat oleh jin hanya dalam waktu satu malam???. Jika kau percaya dongeng itu, silahkan anda tidur lagi.
Tapi jika anda tidak percaya kebenaran dongeng itu, mari bangun dan mulai berani untuk bertanya, untuk apa dongeng seperti itu diciptakan dan apa pula yang melatar-belakanginya???
Apakah Si pendongeng orang bodoh yang tidak tahu penulisan sejarah yang benar?. Saya rasa justru sebaliknya, si pembuat dongeng adalah orang cerdas dan visioner tapi tidak ada ahklaknya. Dia sengaja membuat dongeng yang asyik, untuk menina-bobokan masyarakat kita agar lebih memuja delusi daripada akal sehatnya. Karena dalam masyarakat yang demikian itu, pada saatnya nanti akan sangat mudah untuk dijajah.
Ada tiga cara untuk melemahkan dan menjajah suatu negeri. Pertama, kaburkan sejarahnya. Kedua, hancurkan bukti-bukti sejarahnya sehingga tidak bisa lagi diteliti dan dibuktikan kebenarannya. Ketiga, putuskan hubungan mereka dengan leluhurnya dengan mengatakan leluhurnya itu bodoh dan primitive (Architects of Deception-Secret History of Freemansonry by Juri Lina}.
Jadi siapa bilang tidak ada maksud tersembunyi dibalik penciptaan dongeng, candi made in Jin itu. Yang jelas kita jadi terdidik jadi manusia instan yang tidak bisa lagi menghargai proses. Kita hanya jadi manusia mental pengemis, mental peminta-minta. Derajat manusia nusantara di rendahkan lebih rendah dari jin.
Membuat candi yang sedemikian besar, indah, presisi dan penuh filosofi itu butuh proses panjang, keringat, kerja otak dan jiwa seni yang tinggi. Jadi dongeng tentang candi made in Jin itu membuat kita kehilangan banyak ilmu . Membuat candi seperti itu butuh itung-itungan matematis, butuh ilmu astronomi untuk megetahui arah dan musim, harus paham kareakter benda karena tidak sembarang batu bisa diukir dan berkwalitas dan masih banyak lagi ilmu yang hilang. Tapi yang paling mendasar adalah kita kehilangan akal sehat dan penghormatan pada leluhur sendiri.
Di zamanya, leluhur Nusantara itu sudah menguasai ilmu teknologi yang sedemikian majunya. Karya-karya Ilmu teknologinya seperti membuat candi-candi itu, hingga zaman milenial ini masih tetap membuat kita takjub. Jadi memang hanya manusia yang telah kehilangan akal sehat dan hati nuraninya ; Bangsa bar-bar/asing dipuja sementara kemuliaan leluhur sendiri di nistakan.
Sumber : Status Facebook Dody Haryanto
Wednesday, February 24, 2021 - 08:30
Kategori Rubrik: