Buzzer

ilustrasi

Oleh : Aru Martino

Ninoy Karundeng Seorang Buzzer?...

Pertanyaan ini tb2 saja muncul dalam hati saya setelah memberikan penjelasan versi saya ke seseorang terkait istilah Buzzer.

Pertanyaan ini akhirnya memberikan saya suatu kesimpulan ttg apakah "Ninoy ini seorang Buzzer?...".

Akhirnya saya masuk pd sebuah pendapat pribadi bahwa:

Ya, Ninoy mmg bs dibilang sbg seorang Buzzer.

Kalo Ninoy seorang Buzzer, lalu siapa yg membayar dia?...

Tunggu dulu kawan...

Istilah Buzzer tdk selamanya bs dikaitkan dg uang & siapa yg membayarnya utk membuat tulisan yg menurut saya sangat menyinggung hati banyak pihak soal PSI tanpa bukti dan data yang bisa di pertanggung-jawabkan.

Berikut ini penjelasan saya ttg istilah Buzzer menurut pengertian pribadi saya.

BUZZER?

Buzzer itu org yg mendengungkan / menggaungkan sesuatu untuk tujuan agar diketahui publik.

Biasanya lebih mengarah pd suatu tujuan untuk mencari engagement, mencari perhatian publik agar tertarik, & sekaligus untuk meningkatkan awareness / kesadaran.

Buzzer ada yg melakukan krn di bayar pihak lain tp ada juga krn inisiatifnya sendiri untuk tujuan cari popularitas agar bisa mengangkat dirinya menjadi seorang influencer atau krn faktor rasa tidak suka atau bisa juga krn faktor ingin membangun nilai2 yg positif.

Tp bs juga krn faktor solidaritas terhdp kelompok / golongannya.

Buzzer beda dg influencer.

Klo influencer org yg punya pengaruh (biasanya merujuk pd org yg punya jumlah follower sangat banyak).

Tp influencer bs juga sih jd buzzer.

Cm tdk semua buzzer itu adalah influencer.

Itulah istilah Buzzer menurut versi saya.

Jadi sekali lagi kalo saya di tanya, apakah Nenoy itu seorang Buzzer?...

Jawaban saya adalah:

Ya, Nenoy Karundeng adalah seorang Buzzer.

Saya tdk tau, dia melakukan itu krn di bayar atau krn punya kepentingan pribadi.

Tapi yg pasti, menurut saya dia telah menjadi seorang Buzzer yang sangat buruk sekali.

Sumber : Status Facebook Aru Martino

Friday, July 12, 2019 - 10:15
Kategori Rubrik: