Busana dan Neraka

Ilustrasi

Oleh : Mohammad Monib

Maafkan ya Tuhan....

Ijinkan saya menikmati foto2 indah ini. Tak minat saya bila hanya lihat hijab2 itu. Serius, ini indah & enak dilihat. Lewat foto2 indah ini saya takjub: pasti ada yang Maha Indah. Sebab, bila ada sifat adil, yakin saya, ada yang Maha Adil.

Ijinkan saya membela mereka. Bahwa rambut mereka yang tampak itu bukan jalan ke neraka. Bukan dosa. Masa' gegara sehelai rambut yang terbuka bikin Engkau murka. Yakin saya, Engkau bukan seperti gambaran ustadz yang biasa murka itu. Subhanallah!

Injinkan saya mengayomi mereka. Bahwa berbusana tak tertutup model mereka boleh & sah2 saja. Masa' Engkau akan murka gegara busana budaya mereka. Yakin saya, Engkau bukan desainer hijab-hijab yang diklaim sesuai selera-Mu yang bernama busana syar'i itu. Subhanallah!

Ijinkan saya ya Tuhan meyakinkan dunia bahwa keragaman itu selera & kehendak-Mu. Warna-warni budaya itu takdir-Mu. Kebhinekaan itu karena kuasa-Mu. Ragam ras, suku, bahasa, agama & budaya itu ekspresi selera suci-Mu. Memaksa mempadang pasirkan busana mereka ini melawan kehendak-Mu.

Engkau Tuhan bagi semesta alam & isinya. Yakin, Engkau tak hanya ingin jadi Tuhan bagi bangsa padang pasir belaka. Engkau Tuhan bagi semua. Engkau Tuhan bagi yang bernafas & tak bernafas di bawah langit & di atas bumi. Di Barat, Timur, Selatan & Utara. Muslim & non muslim. Bahkan agnostik & ateis. Tuhan bagi sebanyak bahasa & seruan yang Engkau ciptakan lewat bahasa & lisan makhluk-Mu. Masa' ada Tuhan selain diri-Mu?! Subhanallah!

Sumber : Status Facebook Mohammad Monib

Tuesday, March 27, 2018 - 17:00
Kategori Rubrik: