Buntut Cuitan Itu

Oleh: Niken Satyawati

 

Setelah kisruh cuitan di Twitter, Achmad Zaky mendadak bertemu Presiden RI Jokowi di Istana Negara. Entah apa detil percakapan mereka. Namun mungkin bikin sebagian pendukung 01 kecewa. Sebab Pak Jokowi tidak mendukung gerakan uninstall Bukalapak--situs jualan online yang dikembangkan Zaky.

Ah, presiden kita memang orangnya kelewat baik dan suka menolong. Kini investor, para pebisnis UMKM dan pegawai Bukalapak pun boleh lega. Pak Jokowi bak seorang bapak, iya... bapaknya anak-anak muda se-Indonesia. Beliau paham sekali dengan gejolak anak muda. Dia mengerti dengan darah muda yang punya semangat menggebu dan suka bikin sensasi buat cari perhatian.

 

 

Skandal cuitan Zaky kemarin sesungguhnya tidak mengusik Pak Jokowi sama sekali. Bagi Pak Jokowi hal semacam itu lumrah terjadi di medsos. Namun para relawan yang meresposnya secara menggebu dan berapi-api, juga tak bisa disalahkan. Begitulah semangat militan para relawan. Pak Jokowi pun sangat memahami hal ini. Wajar kan pelanggan Bukalapak yang pendukung 01 merasa kecewa akibat cuitan CEO Bukalapak yang ceroboh dan berpolitik praktis mendukung gerakan yang digembar-gembiorkan 02.

Well... Di balik sebuah kejadian pasti terkandung hikmah. Pasti ada pelajaran yang bisa diambil. Bagi orang baik, semua kejadian akan diambil pelajaran dan membuatnya menjadi lebih baik. ara suporter Jokowi telah menunjukkan kekuatan ekonomi mereka. Namun Pak Jokowi tetaplah orang yang baik hati. Dia pilih memberikan pernyataan yang membesarkan hati keluarga besar Bukalapan. Dan investor, karyawan berikut para mitra Bukalapak pun terselamatkan dari kebangkrutan.

Tapi sssssssst... Pak Jokowi Cuma pesan hentikan uninstall Bukalapak, bukan menyuruh instal lagi. 

 

(Sumber: Facebook Niken S)

Saturday, February 16, 2019 - 17:45
Kategori Rubrik: