Bunda Produktif

ilustrasi

Oleh : Aldira Maharani

Hanya orang kuatlah yang bisa bertahan dalam bekerja. Karena memang tidak mudah.

Dan pagi ini saya baru sampai di salah satu kantor cabang pembantu untuk memimpin rapat kerja serta memberikan arahan sebagai pimpinan, kepada kepala kantor cabang untuk membahas mengenai tantangan, harapan, pengembangan bisnis.

Hal ini ditunjukan untuk memberikan layanan yang optimal bagi nasabah dan stakeholder bank bjb.

Kalo ada yang tanya, capek gak sih jadi ibu rumah tangga sekaligus bekerja di luar rumah?

Iya jujur capek banget. Capek kalau gak ada yang bantuin. Makanya saya dan suami saling menyadari. Tugas merawat anak bukan tugas seorang ibu saja tapi tugas kedua orangtua nya.

Alhamdulillah dengan kesibukan bekerja yang luar biasa padat, saya tidak pernah melalaikan kewajiban sebagai seorang istri sekaligus ibu bagi anak anak dalam berbakti kepada suami dan mendidik anak anak dengan baik.

Suami saya sangat mendukung istrinya jadi wanita karir professional. Jagain dan mendidik anak anak di rumah tapi tetap bisa berkarya, bekerja, berdikari dan menjadi ibu professional serta istri yang mandiri.

Dari tahap bunda sayang keluarga, bunda cekatan, sampai bunda produktif dan bunda sholehah.

Jadi, jangan menjadikan anak kita alasan untuk tidak produktif. Tapi bagaimana kita mau mengubah diri untuk menjadi bunda sayang dan bunda cekatan baru bunda produktif.

So, setiap ibu harus jadi ibu produktif. Tapi lalui dulu tahapan sayang dan cekatan.

Kenapa saya selalu semangat bekerja dan tetap produtif setiap harinya? Karena saya sudah menemukan alasan dan impiannya terlebih dahulu.

Jika WHY nya sudah ketemu, maka HOW nya akan lebih mudah.

Kerja hebat, keluarga dekat, banyak manfaat untuk sesama.

Be professional, rezki will follow.

Sumber : Status Facebook Aldira Maharani

Thursday, November 14, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: