Bukan Saya Tak Berani Berada di Barisan Pembela Agama...

Oleh: De Fatah
 

Sahabatku kaum muslimin,..bukan saya tidak berani ikut di barisan membela agama, tapi saya lebih berhati hati dalam menyikapi tuduhan, perkara penistaan bukanlah perkara ringan, jika salah memutuskan maka anda lah si penista itu sebenarnya

"Tidaklah seorang menuduh orang lain dengan kefasikan dan kekufuran kecuali akan kembali kepada dirinya kalau ternyata yang dituduh tidak demikian.” (HR al-Bukhari)

Saya lebih memiliki kepercayaan pada ulama yang sebelumnya tidak ada hubungan emosional dengan Ahok, karena itu saya lebih mendengar pemdapat Quraish Shihab, Syafe'i Ma'arif atau Gus Mus dan lainnya.

Karena para Ulama yang sekarang ngotot menuntut kasus penistaan agama, sebelum kasus Al Maidah 51 mereka sudah ada konflik dengan Ahok sebelumnya.Al Qalam 10-11, 

"Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah, [QS. Al Qalam : 10-11]

“Bukanlah seorang Mukmin, yaitu seorang yang suka mencela, tidak pula seorang yang suka melaknat, bukan seorang yang keji dan kotor ucapannya.”[HR. Bukhari )

Terakhir,..setiap perbuatan akan kita pertanggungjawabkan walaupun kita hanya sekedar ikut ikutan para ulama, tapi kita tidak memiliki ilmu pengetahuan tentang masalah itu

“Dan janganlah engkau mengikuti apa yang engkau tidak punya pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati semuanya itu akan dimintai pertanggungan-jawabnya.” (QS. Al Isra’: 36)

 

(Sumber: Status Facebook De Fatah)

Sunday, November 6, 2016 - 22:00
Kategori Rubrik: