Bukan Pertama Kali Indonesia Tak Berangkatkan Haji

ilustrasi

Oleh : Yusuf Ahmad

Indonesia pernah membatalkan pemberangkatan calon ibadah haji sebanyak
7 kali.
Beragam sebab sehingga pelaksanaan rukun Islam kelima itu terpaksa dibatalkan.
Berikut ini daftarnya

1. Tahun 1814
Terjadi wabah Thaun di Arab Saudi

2. Tahun 1831
Terjadi wabah kolera di India

3. Tahun 1837
Terjadi wabah yg melanda Arab Saudi.
Ibadah haji ditiadakan 3 tahun.

4. Tahun 1846 - 1892
Terjadi wabah kolera.
Ibadah haji ditiadakan pada 1850, 1865, dan 1883

5. Tahun 1946 - 1947
Masa perang.

6. Tahun 1987
Terjadi wabah meningitis.
Ada 10.000 calon jamaah haji yg tiba di Arab Saudi terinfeksi.

7. Tahun 2020
Terjadi wabah Corona.

Ada sekitar 4 juta jamaah haji dari
segala penjuru dunia saat puncak haji.
Mereka berkumpul di satu titik.
Pada situasi seperti itu, tentu sangat berbahaya bagi mereka yg kekebalan tubuhnya menurun.
Dan perlu diingat, hampir 80% jamaah haji berusia lanjut atau di atas 60 tahun. Tentu kondisi itu makin membahayakan jamaah haji.

Rencananya, ada 221.000
Calon jamaah haji Indonesia yg akan
berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini.
Hingga akhir Mei 2020, Pemerintah Arab Saudi belum juga memberikan kepastian ada tidaknya ibadah haji.
Sangat mungkin ini disebabkan oleh situasi Arab Saudi yg kian memburuk karena ada 85.000 warganya yg dinyatakan positif Covid-19.

Karena tak juga mendapatkan kepastian, Pemerintah Indonesia mengambil keputusan, bahwa ibadah haji tahun ini ditiadakan. Pemerintah tidak mau gegabah seraya mempertaruhkan nyawa ratusan ribu calon jamaah haji.
Belum termasuk persiapan segala lini yg tentu membutuhkan waktu lama.

Atas keputusan ini, mudah2an calon
jamaah haji Indonesia sabar & menerima keputusan ini dg ikhlas & lapang dada.
Ibadah haji adalah ibadah kesabaran..

Sumber : Status Facebook Yusuf Ahmad

Friday, June 5, 2020 - 08:30
Kategori Rubrik: