Bukan Larangan Ibadah

ilustrasi

Oleh : Johan Wahyudi

Setahu saya, Rasulullah SAW hanya 3 kali melaksanakan jamaah sholat tarawih. Selebihnya, beliau mengerjakan ibadah sunah itu di rumah. Saat tengah malam, barulah beliau mengerjakan sholat sunat tarawih sendirian di rumah.
.
Wabah Corona makin menjadi-jadi. Persebarannya tidak mengenal tempat dan orang-orangnya. Siapa yang kekebalannya rendah dan kebetulan ada yang membawa wabah Corona itu secara tidak sengaja otomatis akan tertular. Begitulah bahaya Corona.

Malaysia dan Turki sudah melarang rakyatnya melakukan shalat berjamaah di masjid-masjid. Itu bukan pelarangan beribadah, melainkan larangan beribadah secara bersama-sama. Jadi, jangan dipelintir bahwa seakan-akan pemerintah melarang rakyatnya beribadah. Bukan itu karena justru larangan itu demi semata-mata keselamatan dirinya sendiri.
.
Kini, pemerintah Mesir lebih keras lagi. Seluruh masjid yang ada di seluruh pelosok negeri ditutup. Sholat yang dilakukan secara berjamaah berpotensi menjadi tempat persebaran virus Corona. Insya Allah rakyatnya patuh terhadap perintah itu karena itu demi kebaikan bersama.
.
Jika saat ini, pemerintah kita menghimbau umat muslim agar mengerjakan sholat tarawih di rumah, itu pun demi kebaikan bersama. Dalam kerumunan orang sebanyak itu, siapakah yang berani menjamin keselamatan jamaah dari serangan virus Corona?
.
#LawanCorona
#KitaBisa
#TarawihDiRumah

Sumber : Status Facebook Johan Wahyudi

Saturday, April 11, 2020 - 13:00
Kategori Rubrik: