Bukan Kontes Guru Mengaji

Ilustrasi

Oleh : Winata Ali

Kita ini lagi pilih Presiden, pilih kepala Negara. Tak ada UU mensyaratkan Capres harus bisa baca Alquran. Ini bukan MTQ atau cari guru mengaji. Ini hajatan politik yang diselenggarakan oleh KPU berdasarkan amanah UU.

"Pret, kami juga tahu ini hajatan politik. Jadi capresmu itu asal didukung parpol dengan PT 20% ya sudah bisa mendaftar ke KPU. Yang sok sokan bikin Ijtima Ulama 1 dan 2, yang mencampur adukkan urusan politik dan agama bukannya situ sendiri? Giliran capresmu sendiri mau diukur kompetensinya di ranah agama, langsung ngeles ngalor ngidul. Dasar jembut bodol !"

"Pret, kalau ada capres hasil rekomendasi ulama, harusnya ya sekelas TGB atau UAS. Kalau cuma Prabowo tak perlu diberi label hasil Ijtima Ulama, cukup bawa nama Gerindra PAN PKS Demokrat sudah cukup. Dunia ketawa, tahu ini semua cuma akal akalan. Ijtima ulama cuma rekayasa guna menggaet suara dari #umat meski sambil mengelus dada karena figurnya diragukan keIslamamnya."

(Dan pak Ahok pun tersenyum ...... )

Sumber : Status Facebook Winata Ali

Sunday, December 30, 2018 - 11:15
Kategori Rubrik: