Bu Ratna , Tabahlah

Oleh : Awan Kurniawan

Saya marah pada Ratna Sarumpaet, seharian saya membully dan menertawainya. Ratna telah berdosa membohongi 'beberapa' orang elit Politik. Ya.., hanya beberapa orang saja yang ia bohongi.

Tapi kemudian gerombolan elit politik itu menjadikan kebohongan Ratna sebagai amunisi menyerang lawan politiknya. Mereka menyebarkan kebohongan itu pada jutaan warga Indonesia yang sedang berduka.

Ratna mungkin tidak menyangka cerita bohongnya akan membesar sedemikian rupa. Tapi corong suara politisi itu bersuara di televisi dan meramaikan media sosial. Lalu barangkali entah sadar akan khilafnya, atau apa entahlah yang jelas Ratna mengakui ia telah berbohong.

Terisak Ratna mengakui bohong dan meminta maaf. Mungkin Ratna telah berdosa membohongi para elit politik itu, tapi mereka politisi itu juga tidak kalah berdosa menyebarkan kebohongan pada jutaan warga Indonesia.

Dan sekarang, mereka membuang Ratna. Membiarkan ibu tua 70 tahun ini menanggungnya sendiri, bahkan ikut memakinya. Sementara mereka juga ikut menebarkan kebohongan itu pada lebih banyak khalayak. Bahkan mereka juga mengancam akan melaporkan Ratna ke Polisi.

Tak dapat aku membayangkan, seorang ibu tua meringkuk dipenjara. Aku marah pada Ratna, ia sudah mengaku salah dan aku memaafkannya. Tapi aku lebih marah pada mereka yang mencampakan ibu tua ini begitu saja, padahal sebelumnya mereka ikut mengaraknya dalam konvoi bersama.

Tabahkan hatimu Bu Ratna, jika palu hakim memenjarakanmu. Aku bersedia menjadi penjaminmu agar tidak masuk dalam jeruji besi.

Engkau mungkin berbeda pilihan denganku, tapi ini bukan soal pilihan politik ini soal kemanusian. Engkau tetap seorang manusia renta yang ringkih, sedih membayangkan tubuh rentamu meringkuk dalam sel yang pengap. Engkau wajib dibela atas nama kemanusian.

Allahumma arinal haqqa, haqqa, warzuqnattiba’ah, wa arinal bathila bathila, warzuqnajtinabah.

"Ya Allah, tunjukkanlah yang kebenaran itu sebagai kebenaran, dan kurniakanlah kami kekuatan untuk mengikutinya (memperjuangkannya), dan tunjukkanlah yang batil itu sebagai batil dan kurniakanlah kami kekuatan untuk menjauhinya (menghapuskannya)."

 

Sumber : facebook Awan Kurniawan

Thursday, October 4, 2018 - 11:15
Kategori Rubrik: