BPJS (Lagi)

ilustrasi

Oleh : Irene Indah

Sekitar 2 thn lalu saya pernah menulis " BPJS : DIPAKAI , KITA TERTOLONG. TIDAK DIPAKAI , KITA MENOLONG

Membaca beragam komentar soal berita kenaikan iuran BPJS di tengah situasi sekarang ini , saya tetap menghormati apapun pendapat mereka.

Mengapa ada reaksi keras ( cenderung menolak dengan bahasa kurang enak ) ?
Mungkin belum pernah punya pengalaman yang mengharu biru dengan BPJS . Bisa juga faktor lain yang saya kurang tau dan setiap orang berbeda.

Saya punya cerita sendiri tentang BPJS.

Belum lama, saya harus menjalani perawatan di sebuah RS. Karena beberapa alasan, saya tdk bisa menggunakan BPJS alias bayar sendiri.

Masa perawatan selesai, saya hrs membayar sekian rupiah. Angka yang tidak kecil. Setelah beres administrasi, saya berdoa mengucap syukur atas kesembuhan dan air mata menetes. Bukan air mata penyesalan atau kekecewaan atas besarnya biaya yg hrs saya tanggung tetapi air mata syukur. Berapa banyak yang telah tertolong oleh BPJS. Bapakku, adikku, kakakku. Andai ditotal semua biaya mereka, entah apa yang hrs kami jual untuk menutup biaya yang sangaat banyak. Betapa bersyukurnya semua tercover oleh BPJS. Jadi ketika saya membayar biaya RS dan BPJS tidak terpakai, saya bersyukur iuran keluarga saya bisa untuk menolong yang lain termasuk Bapak, kakak dan adik.

Rasa terimakasih saya pada Pemerintah adalah dengan tetap rutin membayar iuran disertai doa semoga keluarga kami tidak memakainya, dalam arti selalu sehat.

Kondisi ekonomi sekarang ini mungkin tidak begitu baik .Hasil diskusi keluarga, jika keuangan kami keberatan untuk kelas 1 maka kami sepakat akan turun ke kelas 2 atau 3.

Saya tidak tau bagaimana seluk beluk pengelolaan BPJS, yang tentu sangat tidak mudah. Meskipun Mentri keuangan , Sri Mulyani berkali - kali menjelaskan , saya tetap kesulitan memahami karena kerumitannya.

Sebagai WN biasa yang bahkan saya belum ada sumbangsihnya untuk membantu negara ini, saya sebisa mungkin tidak mengolok olok, atau memaki maki semua yang sudah bekerja keras mengupayakan BPJS.

Semoga semua bisa menahan emosinya dan menunggu hasil jika ada gugatan ke MA lagi atau cara lain.
Semoga kita selalu sehat dan iuran BPJS kita bermanfaat untuk menolong sesama.

Sumber : Status Facebook Irene Indah

Wednesday, May 20, 2020 - 21:15
Kategori Rubrik: