Bongkar-bongkaran Ahok Soal Kinerja Pertamina

ilustrasi

Oleh : Djati Erna Sahara

Saya senang mengikuti keseruan soal emosi pak Ahok yg meledak2 gara-gara beliau dilaporkan pejabat pertamina ke presiden, SEBAGAI PENGGANGGU KEHARMONISAN MANAGEMEN PERTAMINA...

Pak Ahok emosi dengan ulah pejabat pertamina tsb sehingga dia buka2an soal Pertamina selama ini sebelum beliau menjabat:

1. Seringkali muncul keputusan bisnis yang gak masuk akal, contohnya akuisisi sumur minyak di LN yg dilakukan dg HUTANG.

Kata pak Ahok, "sudah ngutang 16 milyar dolar AS, tiap kalli otaknya minjem duit terus, sy sudah kesal ini. Minjem duit terus, akuisisi terus!!"

Masih ada 12 cekungan yg berpotensi adanya minyak dan gas tapi sengaja beli di LN, ngutang pulak... dan pak Ahok curiga adanya KOMISI ini itu dalam pengakuisisian sumur minyak di LN itu.

2. Sudah ada beberapa investor mau kerjasama pengeboran kilang minyak milik kita, tapi selalu ditolak, padahal gak berpotensi hutang. Malah maunya ngutang dan transaksi di LN.

Dalam hal ini pak Ahok akan melakukan AUDIT besar2an... ttg kilang minyak yg terbengkalai gak dikerja2kan malah mengakuisisi kilang di LN. Pak Ahok mau audit soal ini... siap2 aja akan kebongkar dalemannya pertamina yg BOBROK

3. Ditemukan seorang pejabat pertamina yg sudah non aktif... tapi masih digaji 75juta / bulan. Ada apa ini? Apakah si pejabat itu memegang kartu truff pertamina??? Atau dalam rangka bagi2 untung yg blm terselesaikan ??

Sudah dicopot, gak ada kerjaan, masih dibayar rutin dan mendapat fasilitas spt pejabat aktif... kan gila itu...! Gimana gak pailit terus pertamina...

4. Jabatan direksi maupun komisaris KENTAL DENGAN LOBI LOBI POLITIS DAN BAGI2 JABATAN

Kata pak Ahok, "ganti direktur pun bisa tanpa kasih tau saya. Saya sempat marah2 juga, jadi direksi2 semua mainnya lobinya ke mentri krn yg menentukan mentri. Komisaris pun rata2 titipan kementrian2..."

***

Edhan pak Ahok kalo lagi kepancing... dan ini berita baik buat kita yang merindukan KEBENARAN PENGELOLAAN ASET RAKYAT INDONESIA....

Tapi parahnya, lagi2 SAID DIDU malah memutar balikkan pernyataan pak Ahok dg menyebut bhw seorang komisaris berhak memecat direksi, tapi kenapa gak mampu melakukannya?

Padahal yg dibuka pak Ahok adalah BOROK PERTAMINA TAHUN 2019 SEBELUM PAK AHOK MENJABAT...

Sumber : Status Facebook Djati Erna Sahara

Thursday, September 17, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: