Bom Bunuh Diri dan Rentetan Gempa

ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Masih ingat dengan pernyataan Prabowo Subianto saat debat Capres pada 30 Maret 2019 bahwa Pertahanan Indonesia lemah? Saat itu banyak audiens yang menertawakan pernyataan tersebut. Bahkan di jagad medsos juga ramai cibiran atas penyataan itu.

Dan dikemudian hari saat Prabowo terpilih menjadi Menteri Pertahanan, cuplikan video saat debat itu dipadukan dengan video saat Presiden Jokowi mengumumkan Prabowo Subianto sebagai Menhan. Dan akhirnya video itupun viral sebagai bahan candaan.

Jujur saja, bagi saya masalah Pertahanan Nasional adalah hal sensitif yang tidak bisa dibuat bercanda. Bahkan jauh sebelum acara debat Capres itu, saya sempat menulis status pendek tentang mendesaknya Kekuatan Ketahanan Maritim. Dan saat ini, saya sangat setuju dengan pernyataan Prabowo dua hari lalu dihadapan Komisi I DPR RI bahwa dengan biaya berapapun, pertahanan kita harus kuat. Ini seperti menunjukkan bahwa Prabowo paham betul akan urgensi dan kebutuhan penguatan Pertahanan Nasional.

Secara umum, potensi gangguan terhadap Pertahanan Nasional dibagi menjadi dua, yaitu gangguan dari dalam dan gangguan dari luar. Bentuk gangguan dari dalam yang paling nyata saat ini adalah adanya gerakan radikalisme yang merongrong ideologi negara. Sedangkan gangguan dari luar adalah segala bentuk ancaman yang datang dari negara lain. Di era modern saat ini, gangguan seperti ini tidak selalu simetris berupa invasi atau perang.

Bisa juga dalam bentuk terselubung seperti bencana alam "buatan" sebagaimana kekhawatiran yang pernah saya tulis dalam status pendek setahun lebih yang lalu.

Dan hari ini kita dikejutkan dengan dua kejadian sekaligus yang terkait dengan Pertahanan Nasional kita. Yang pertama, adanya bom bunuh diri yang menyerang Polrestabes Medan. Ini adalah contoh nyata bentuk gangguan dari dalam. Dan yang kedua adalah rentetan gempa di 11 titik di wilayah Indonesia. Mudah-mudahan bencana gempa ini adalah murni sebagai fenomena alam karena memang teritorial negara kita dikelilingi oleh cincin api. Tapi jika ada indikasi campur tangan dari luar, apakah kita masih bisa tertawa ketika ada yang berkata Pertahanan Nasional kita lemah?

*FAZ*

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Thursday, November 14, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: